Konten dari Pengguna

Apakah Puasa Ayyamul Bidh Harus 3 Hari? Ini Penjelasannya dalam Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Puasa Ayyamul Bidh Harus 3 Hari   Sumber Unsplash/Glenov Brankovic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Puasa Ayyamul Bidh Harus 3 Hari Sumber Unsplash/Glenov Brankovic

Apakah puasa Ayyamul Bidh harus 3 hari? Pertanyaan ini banyak diajukan oleh umat Islam yang belum mengetahui hukumnya.

Ayyamul Bidh adalah puasa 3 hari di pertengahan bulan. Pelaksanaan puasa 3 hari setiap bulan lebih tepatnya dilakukan pada tanggal 13, 14 dan 15.

Apakah Puasa Ayyamul Bidh Harus 3 Hari? Simak Hukumnya

Ilustrasi Apakah Puasa Ayyamul Bidh Harus 3 Hari Sumber Unsplash/Rauf Alvi

Sebelum mengetahui apakah puasa Ayyamul Bidh harus 3 hari, pahami lebih dulu hukumnya dalam Islam. Hukum puasa Ayyamul Bidh adalah sunah, artinya ibadah ini hanya bersifat anjuran dan tidak diwajibkan.

Bagi yang melakukan puasa Ayyamul Bidh akan mendapat pahala sebagai ganjarannya. Akan tetapi, umat Islam yang meninggalkannya atau hanya melaksanakan sebagian juga tidak berdosa.

Dengan demikian, puasa Ayyamul Bidh yang hanya dikerjakan sehari atau dua hari hukumnya diperbolehkan. Puasa sunah yang dilakukan tetap mendapat pahala dan dicatat sebagai amal ibadah.

3 Dalil Hadis Puasa Ayyamul Bidh

Ilustrasi Apakah Puasa Ayyamul Bidh Harus 3 Hari Sumber Unsplash/Rauf Alvi

Dikutip dari buku 10 Formula Dasar Islam, Gamar Al Haddar (2018:63), berikut adalah 3 dalil hadis yang menjelaskan tentang puasa Ayyamul Bidh.

1. HR. Tirmidzi

Rasulullah saw bersabda,

يَا أَبَا ذَرُ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثلاثةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلَاثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

Artinya: "Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah)" (HR. Tirmidzi).

2. HR. Abu Daud كَانَ رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم - يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ البِيضَ ثَلَاثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ

وَخَمْسَ عَشْرَةَ ، وَقَالَ هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْر

Artinya: "Rasulullah saw biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada Ayyamul Bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah). Dan beliau bersabda, puasa Ayyamul Bidh itu seperti puasa setahun" (HR. Abu Daud).

3. HR. Bukhari

"Kekasihku yaitu Rasulullah saw telah memberi wasiat padaku. Ada tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati yaitu berpuasa tiga hari setiap bulannya, mengerjakan salat duha, dan mengerjakan salat witir sebelum tidur" (HR. Bukhari).

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Sunnah Ayyamul Bidh dan Keutamaannya

Apakah puasa Ayyamul Bidh harus 3 hari? Puasa Ayyamul Bidh yang hanya dikerjakan 1 hari atau 2 hari sah dan diperbolehkan, karena hukum ibadahnya sunah.(DK)