Apakah Sejarah dapat Terulang Kembali? Simak Jawabannya Berikut Ini

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah sejarah dapat terulang kembali? Secara sederhana, sejarah dapat diartikan sebagai peristiwa yang terjadi di masa lalu. Sejarah merupakan ilmu yang mempelajari kejadian yang terjadi di masa lampau. Manusia masa kini belajar banyak dari sejarah manusia di masa lalu. Untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut, simak pengertian, unsur, dan ciri-ciri sejarah dalam artikel ini.
Pengertian Sejarah
Sebelum membahas apakah sejarah bisa terulang kembali, mari bahas pengertiannya terlebih dahulu.
Dikutip dari buku Sejarah 1 SMA Kelas X oleh Sardiman (2007), secara etimologi sejarah berasal dari bahasa Arab, syajara yang artinya terjadi, sedangkan dalam bahasa Arab terdapat kata syajarah atau syajaratun yang artinya pohon, atau syajarah an nasab yang artinya pohon silsilah. Pengertian sejarah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
Pengertian sejarah secara umum adalah kisah tentang masa lampau. Apapun bentuknya yang mengisahkan tentang sesuatu yang terjadi di masa lampau disebut dengan sejarah.
Pengertian sejarah secara khusus menurut beberapa tokoh:
Norman E. Cantor. Sejarah adalah studi tentang apa yang telah diperbuat, dikatakan, dan dipikirkan oleh manusia pada masa lampau.
R. Mohammad Ali. Sejarah merupakan keseluruhan perubahan dan kejadian-kejadian yang benar-benar telah terjadi atau ilmu yang menyelidiki perubahan-perubahan yang benar terjadi di masa lampau.
Unsur Sejarah
Ada tiga unsur-unsur sejarah, yakni manusia, ruang, dan waktu. Berikut penjelasannya:
Manusia. Sejarah yang dimaksud adalah sejarah dari manusia, bukan sejarah binatang atau alam.
Ruang (lokasi). Ruang merupakan unsur penting yang harus ada dalam sejarah.
Waktu. Sejarah selalu berkaitan dengan kronologi dan keunikan. Setiap peristiwa sejarah mempunyai keunikan yang selalu berbeda dari waktu ke waktu.
Ciri-Ciri Sejarah
Apa saja ciri-ciri sejarah yang membedakan ilmu sejarah dengan ilmu sosial lainnya? Berikut ciri-ciri sejarah:
Sejarah terikat oleh waktu. Sejarah sangat menekankan faktor waktu, seperti kapan peristiwa tersebut terjadi, di mana, oleh siapa, dan sebagainya. Kronologi adalah ciri khas utama yang membedakan sejarah dengan ilmu sosial lainnya.
Sejarah terikat oleh tempat. Keterikatan sejarah oleh ruang atau spasial dikarenakan sejarah memiliki sifat yang unik dan einmalig (terjadi hanya sekali). Artinya adalah kejadian sejarah hanya sekali terjadi, peristiwa sejarah tidak mungkin terulang. Yang mungkin terjadi adalah kemiripan peristiwa dalam sejarah.
Sejarah menekankan kekhususan. Keterikatan akan tempat dan waktu menjadikan sejarah sebagai kajian yang unik atau khusus.
Apa sejarah dapat terulang kembali? Jawabannya adalah sejarah terjadi hanya sekali, sehingga sejarah tidak dapat terulang kembali. Manusia memang mempelajari sejarah, namun peristiwa sejarah tidak dapat terulang sama persis, kemungkinan yang akan terjadi adalah kemiripan peristiwa dalam sejarah. (KRIS)
