Apakah Sholat Tahajud Harus Tidur Dulu? Simak Tata Cara Pelaksanaannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah sholat tahajud harus tidur dulu? Hal tersebut kerap dipertanyakan oleh umat muslim yang ingin melaksanakan ibadah sunah tersebut. Pertanyaan yang wajar terutama bagi mereka yang tidak ingin salah langkah, tidak sesuai dengan aturan atau hukum Islam yang telah ditetapkan.
Salat tahajud adalah salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat muslim di seluruh penjuru dunia. Salat sunah ini dilakukan di malam hari, sepertiga malam terakhir, setelah tidur malam. Kapan waktu yang tepat melaksanakan salat tahajud?
Apakah Sholat Tahajud Harus Tidur Dulu?
Bagi umat Muslim yang ingin mendekatkan diri kepada Sang Penciptanya, Allah Swt, melakukan ibadah sunah di sepertiga malam terakhir, merupakan saat yang tepat. Salah satu ibadah di sepertiga malam, atau dalam ajaran Islam disebut qiyamul lail. Ibadah tersebut adalah salat tahajud.
Mengutip dari laman resmi Kementerian Agama (kemenag.go.id/), qiyamul lail atau bangun di malam hari, untuk beribadah melakukan salat seperti salat tarawih, salat tahajud, dan salat witir.
Salah satu qiyamul lail yang tidak pernah ditinggalkan Nabi Muhammad saw adalah salat tahajud. Kegunaan qiyamul lail ada banyak, di antaranya sebagaimana dalam hadis dari Asma’ binti Yazid Rasulullah bersabda
وعن اسماء بنت يزيد عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال يحشر الناس في صعيد واحد يوم القيامة فينادى مناد فيقول اين الذين كانت تتجافى جنوبهم عن المضاجع فيقومون وهم قليل فيدخلون الجنة بغير حساب ثم يؤمر سائر الناس الى الحساب- رواه البيهقي
“Dari Asma’ binti Yazid, Rasulullah SAW bersabda, pada hari kiamat manusia akan dikumpulkan dalam satu tempat. Lalu mereka akan mendapatkan panggilan: 'di mana orang-orang yang mengangkat lambung mereka dari tempat tidurnya untuk melaksanakan qiyamul lail?' Mereka yang melakukan qiyamul lail hanya sedikit. Kemudian mereka diperintahkan untuk masuk ke surga tanpa dihisab” HR. Al-Baihaqi.
Apakah sholat tahajud harus tidur dulu? Ya, sebelum melaksanakan salat sunah tersebut, umat muslim diwajibkan untuk tidur terlebih dahulu, meski pun hanya sebentar.
Mengapa harus tidur lebih dahulu? Karena sholat tahajud termasuk salah satu qiyamul lail, dan kata tahajud berasal dari kata hajjada yang berarti bangun tidur. Tahajud juga merupakan suatu kegiatan, ketika umat muslim terbangun, melawan rasa ngantuk untuk beribadah.
Ada tiga waktu untuk mengerjakan salat tahajud, yaitu sepertiga malam pertama, kedua, dan terakhir. Namun, lebih baik untuk mengerjakannya di waktu yang terakhir, yaitu 1,5 jam sebelum salat subuh (sekitar pukul 2 atau 3 dini hari).
Berikut ini tata cara pelaksanaan salat tahajud:
1. Niat Sholat Tahajud
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.
Artinya yaitu:
“Aku berniat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul Ihram.
Mengucapkan takbir sambil mengangkat kedua tangan. ...
3. Doa Iftitah
4. Membaca Surah Al Fatihah
5. Memaca Surat dalam Al Qur'an
6. Rukuk
7. I'tidal
8. Sujud
Duduk di antara dua sujud
Sujud kembali
Berdiri, dan mengulang rakaat untuk kedua
Tahiyat akhir di rakaat kedua.
Baca Juga: Kegunaan Sholat Tahajud dan Tata Cara Melakukannya
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan jawaban untuk pertanyaan apakah sholat tahajud harus tidur dulu, hukumnya adalah tidur dahulu meski sebentar, dan ini menentukan sah tidaknya salat sunah tahajud tersebut.(IJS)
