Apakah Suara Hewan Termasuk Contoh Bunyi Alam? Ini Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bunyi merupakan sesuatu yang bisa didengarkan oleh indra pendengaran manusia, di keadaan normal ada dua jenis bunyi yang umum dikenal. Jenis bunyi yang pertama adalah bunyi yang berasal dari alam, sedangkan jenis yang kedua adalah jenis bunyi yang dibuat oleh manusia misalnya bunyi dari berbagai alat musik yang ditimbulkan karena adanya bantuan loudspeaker. Untuk bunyi alam sendiri ada banyak contohnya, misalnya suara hewan termasuk contoh bunyi alam. Berikut adalah penjelasan mengenai bunyi dan contoh dari bunyi alam.
Pengertian Bunyi
Dikutip dari buku Rumus Pintar Fisika SMP karya Endri Wahyono dan Sandy Fahamsyah, (2009) dijelaskan bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Benda bergetar yang menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi
Contoh: Seruling yang ditiup, gitar yang dipetik, dan kentongan yang dipukul. Bunyi menurut bentuknya merupakan gelombang longitudinal yang dalam perambatannya memerlukan medium sehingga termasuk gelombang mekanik. Bunyi dapat mengalami pemantulan dan memerlukan waktu dalam perambatannya.
Syarat terjadi dan terdengarnya bunyi, yaitu:
Ada sumber bunyi
Ada medium (zat perantara), misalnya: zat padat, cair, dan gas. Bunyi tidak dapat merambat melalui ruang hampa udara
Ada pendengar/penerima dalam jangkauan sumber bunyi.
Jenis Bunyi
Berdasarkan Sumbernya bunyi dibagi menjadi dua yaitu bunyi alam dan bunyi buatan manusia. Untuk bunyi alam sendiri adalah sumber bunyi–bunyian yang dihasilkan oleh suara–suara alam, baik dikarenakan oleh makhluk hidup seperti tumbuhan dan hewan, maupun dari langit dan dalam bumi. Contoh–contoh bunyi alam adalah gunung Meletus, deburan ombak laut, air yang jatuh pada air terjun, dan suara hewan termasuk contoh bunyi alam. Sementara itu untuk bunyi buatan manusia adalah bunyi dari alat-alat yang sengaja dibuat oleh manusia untuk menghasilkan bunyi tertentu, misalnya adalah alat musik.
Sedangkan berdasarkan frekuensinya bunyi dibagi menjadi tiga yaitu infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik. Infrasonik adalah jenis bunyi yang memiliki frekuensi di bawah 20 Hz. Infrasonik adalah jenis suara yang berada di bawah rentang pendengaran frekuensi manusia. Untuk audiosonik adalah jenis bunyi yang dapat didengar oleh manusia dan memiliki frekuensi 20 Hz hingga 20.000 Hz. Semua hal yang bisa didengar manusia adalah bunyi audiosonik, baik suara keras pengeboran tanah maupun suara pelan gemerisik daun. Sementara itu ultrasonik adalah jenis bunyi yang memiliki frekuensi di atas 20.000 Hz. Bunyi ultrasonik adalah bunyi yang sangat keras namun berada diatas rentang pendengaran manusia.
Demikian adalah pembahasan mengenai pengertian, jenis, dan contoh bunyi. Jadi dapat disimpulkan bahwa suara hewan termasuk contoh bunyi alam. (WWN)
