Konten dari Pengguna

Apakah yang Dimaksud dengan Disiplin dan Nilai-Nilai Kebajikan Universal?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustarsi untuk apakah yang dimaksud dengan disiplin dan nilai-nilai kebajikan universal? Sumber: pexels.com/Pavel Danilyuk
zoom-in-whitePerbesar
Ilustarsi untuk apakah yang dimaksud dengan disiplin dan nilai-nilai kebajikan universal? Sumber: pexels.com/Pavel Danilyuk

Apakah yang dimaksud dengan disiplin dan nilai-nilai kebajikan universal? Secara sederhana, pengertian disiplin dapat dipahami sebagai sikap taat dan patuh terhadap aturan yang berlaku. Kedisiplinan perlu dipupuk sejak usia dini.

Sedangkan nilai-nilai kebajikan universal adalah nilai kebajikan yang terlah disepakati bersama. Dalam pendidikan, jika kedua hal tersebut jika diterapkan bersama dapat menuntun karakter siswa ke arah yang lebih positif.

Apakah yang Dimaksud dengan Disiplin dan Nilai-Nilai Kebijakan Universal?

Ilustrasi untuk apakah yang dimaksud dengan disiplin dan nilai-nilai kebajikan universal? Sumber: pexels.com/Pavel Danilyuk

Apakah yang dimaksud dengan disiplin dan nilai-nilai kebajikan universal? Disiplin diartikan sebagai ketaatan (kepatuhan) terhadap peraturan. Dalam pendidikan karakter, disiplin memiliki peranan yang sangat penting. Disiplin dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih bertanggung jawab pada dirinya dan lingkungan sekitar.

Menurut buku Kiat Sukses Meningkatkan Disiplin Siswa oleh Agustin Sukses Dakhi (2020: 6), disiplin memiliki dua bentuk yaitu disiplin preventif dan siplin korektif. Disiplin preventif adalah suatu upaya untuk menggerakkan siswa mengikuti dan memathui pedoman dan tata tertib yang telah ditetapkan oleh sekolah.

Sedangkan disiplin korektif upaya menggerakkan siswa dalam menyatukan suatu peraturan emngarahkan untuk mematuhi peraturan sesuai dengan pedoman yang berlaku.

Tujuan diterapkannya kedisplinan pada siswa adalah agar siswa dapat menaati peraturan dan berdisiplin diri. Disiplin adalah kesediaan dan kerelaan seseorang untuk mematuhi dan menaati norma-norma yang berlaku.

Kedisiplinan dapat dibentuk dengan cara positif di sekolah. Caranya adalah dengan menerapkan disiplin positif. Menurut buku Memenuhi Kebutuhan Peserta Didik melalui Pembelajaran Berdiferensiasi oleh Guru SMPN 1 Ciwidey (2024: 6), disiplin positif ditumbuhkan pada diri seorang anak tanpa hukuman dan hadiah.

Lingkungan anak, seperti keluarga dan sekolah, menetapkan batasan yang jelas tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk kepentingan bersama.

Disiplin positif dapat diwujudkan dengan upaya restitusi, yaitu upaya mendisiplinkan siswa tetapi dengan cara siswa sendiri yang melakukannya.

Disiplin positif dapat mewujudkan budaya positif di sekolah. Dengan adanya budaya positif, siswa dapat menerapkan nilai-nilai kebijakan universal di sekolah dan di mana saja.

Nilai kebajikan universal adalah nilai-nilai yang disepakati bersama. Nilai-nilai kebijakan universal itu antara lain keadilan, keselamatan, tanggung jawab, kejujuran, rasa syukur, berpinsip, integritas, kasih sayang, rajin, berkomitmen, percaya diri, kesabaran, dan keamanan.

Baca juga: 5 Keuntungan Hidup Disiplin yang memberikan Dampak Positif

Demikian pembahan untuk jawaban apakah yang dimaksud dengan disiplin dan nilai-nilai kebajikan universal. Disiplin dapat menumbuhkan karakter positif dalam diri siswa sehingga harus dipupuk sejak usia dini. (IND)