Konten dari Pengguna

Arti Al-Hafiz sebagai Sifat Allah dan Cara Meneladaninya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti Al Hafiz Sebagai Sifat Allah, Foto: Unsplash/Mehmet Hilmi Barcin.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti Al Hafiz Sebagai Sifat Allah, Foto: Unsplash/Mehmet Hilmi Barcin.

Arti Al-Hafiz sebagai sifat Allah adalah Maha Menjaga. Allah sebagai Al-Hafiz karena Dia adalah pelindung dan penjaga segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Dia menjaga kelangsungan ciptaan-Nya dan melindungi segala yang Dia kehendaki.

Ini mencakup banyak hal, termasuk perlindungan terhadap manusia dari segala bentuk bahaya, kerusakan, dan kejahatan. Al-Hafiz juga sering disebutkan dalam beberapa ayat di Al-Quran.

Arti Al-Hafiz sebagai Sifat Allah

Ilustrasi Arti Al Hafiz Sebagai Sifat Allah, Foto: Unsplash/Mehmet Hilmi Barcin.

Dikutip dari buku 99 Kecerdasasan berdasarkan Asmaul Husna karya Sulaiman Al Kumayi (2008), arti Al-Hafiz sebagai sifat Allah adalah memelihara, menjaga, atau menghafal.

Kata Al-Hafiz diulang sebanyak 11 kali di dalam Al-Quran. Allah Swt. berfirman dalam surah Saba ayat 21 yang berbunyi:

وَمَا كَانَ لَهُۥ عَلَيْهِم مِّن سُلْطَٰنٍ إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يُؤْمِنُ بِٱلْءَاخِرَةِ مِمَّنْ هُوَ مِنْهَا فِى شَكٍّ ۗ وَرَبُّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَفِيظٌ

Arab-Latin: Wa mā kāna lahụ 'alaihim min sulṭānin illā lina'lama may yu`minu bil-ākhirati mim man huwa min-hā fī syakk, wa rabbuka 'alā kulli syai`in ḥafīẓ

Artinya: "Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu."

Selain itu, Allah Swt. juga memelihara dan menjaga manusia dari kebinasaan. Allah Swt. berfirman dalam surah Ar-Rad ayat 11:

لَهُۥ مُعَقِّبَٰتٌ مِّنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِقَوْمٍ سُوٓءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُۥ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَالٍ

Arab-Latin: Lahụ mu'aqqibātum mim baini yadaihi wa min khalfihī yaḥfaẓụnahụ min amrillāh, innallāha lā yugayyiru mā biqaumin ḥattā yugayyirụ mā bi`anfusihim, wa iżā arādallāhu biqaumin sū`an fa lā maradda lah, wa mā lahum min dụnihī miw wāl

Artinya: "Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia."

Cara meneladani sifat Hafiz ini adalah memelihara diri dari hal-hal yang bisa membinasakan diri sendiri dan memelihara hati agar terhindar dari sifat sombong, riya, dan dengki.

Baca Juga: Pengertian Al-Khabir dan 10 Asmaul Husna Lainnya

Demikian uraian mengenai arti Al-Hafiz sebagai sifat Allah dalam Asmaul Husna. Allah memberikan pedoman hidup bagi manusia agar tidak tersesatkan oleh godaan setan. (Umi)