Konten dari Pengguna

Arti Al Hilm sebagai Sikap yang Disukai Allah dan Rasulullah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti Al Hilm dalam Islam    Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Arti Al Hilm dalam Islam Sumber www.unsplash.com

Islam adalah agama yang lembut dan senantiasa mengajarkan untuk berbuat baik. Al Hilm artinya menahan diri dari emosi. Simak ulasannya melalui tulisan berikut ini.

Kemuliaan akhlak adalah hal yang utama dalam ajaran Islam. Allah Swt mengutus seorang Nabi Muhammad saw untuk menyempurnakan akhlak kaumnya. Sikap mampu menahan hawa nafsu merupakan salah satu bagian dari akhlak yang harus dimiliki setiap umat muslim.

Arti Al Hilm dalam Islam

Arti Al Hilm yang disukai Rasulullah saw Sumber www.unsplash.com

Dikutip dari Dakwah Moderasi Tuan Guru: Kajian Pemikiran dan Gerakan Dakwah Tuan Guru KH. Muhammad Zainuddin Abd. Madjid (2019:168), emosi adalah reaksi kita terhadap seseorang atau peristiwa yang terjadi. Al Hilm artinya menahan diri dari emosi. Simak ulasannya melalui tulisan berikut ini.

Secara bahasa, Al-Hilm berarti akal atau dewasa. Hilman adalah bentuk mashdar dari halima yang artinya berhati-hati dan tenang ketika marah, atau tidak membalas meski mampu melakukannya.

Secara syar'i, Al Hilm adalah sikap menahan diri dari gejolak amarah. Dibutuhkan perjuangan dan keteguhan hati dalam menahan amarah. Jika kekuatan menahan amarah ini telah menjadi karakter yang menyelimuti jiwa dan menjadi tabiat seseorang, maka inilah yang disebut Al Hilm.

Ilustrasi Arti Al Hilm Sumber www.unsplash.com

Al Hilm juga dapat diartikan sebagai orang yang memiliki sifat lemah lembut, santun, tidak keras, atau kasar. Al Hilm terdapat dalam salah satu hadis dari Ibnu Abbas ra. Nabi Muhammad saw bersabda,

عن ابن عباس قال:وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم لأشج عبد القيس:” إن فيك خصلتين يحبهما الله : الحلمو والأناة”.(روه مسلم)

"Sesungguhnya pada dirimu terdapat dua perangai yang dicintai oleh Allah, yaitu Al Hilm (lapang dada) dan Al Anah (tidak tergesa-gesa)"(HR. Muslim).

Al Hilm artinya menahan diri dari emosi. Al Hilm adalah bagian dari Nafsul Mulhamah, yaitu jiwa yang telah dikaruniai dengan sifat-sifat keutamaan. Inilah yang membuat Al Hilm menjadi sikap yang disukai oleh Allah dan Rasulullah saw.(DK)