Konten dari Pengguna

Arti Alfa Beta Charlie sebagai Alfabet Fonetik NATO

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Alfa Beta Charlie, Sumber Unsplash: Brett/Jordan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alfa Beta Charlie, Sumber Unsplash: Brett/Jordan

Alfa beta charlie merupakan tiga kode yang kerap digunakan saat ingin mengeja huruf agar tidak salah tulis. Sejatinya ketiga kode ini berasal dari bahasa Yunani. Kemudian, diadaptasi menjadi oleh alfabet fonetik NATO untuk berbagai keperluan.

Sebelum memelajari tentang ketiga kode tersebut, pengertian alfabet fonetik NATO bisa diketahui terlebih dahulu. Dengan demikian, alasan di balik hadirnya ketiga kode tersebut dapat dipahami

Mengenal Alfabet Fonetik NATO

Ilustrasi Alfa Beta Charlie, Sumber: Unsplash/Jessicah Hast

Mengutip buku Komunikasi Data, Dony Arius (2020: 138), alfabet atau aksara fonetik NATO adalah huruf fonetik atau huruf ejaan NATO yang banyak dipakai dalam dunia radio-teleponi secara internasional (seperti halnya ORARI di Indonesia).

Masih di halaman yang sama dijelaskan bahwa huruf pengeja ini dipergunakan untuk komunikasi suara, baik lewat radio maupun telepon oleh semua bangsa di dunia guna menghindari salah eja dalam mendikte suku-kata (terutama jika kata itu bermakna kritis dan sangat penting).

Alfabet fonetik NATO juga sering disebut sebagai alfabet fonetik ICAO (International Radiotelephoni Spelling Alphabet) karena penggunaannya di atas. Kode ini pun mengalami revisi beberapa kali. Saat ini, ejaan ulang ICAO 2008-lah yang digunakan.

Kini kode ini kerap dipelajari oleh masyarakat umum. Tujuannya adalah untuk meminimalisir kesalahan saat menyampaikan pesan. Bahkan terkadang kode ini digunakan saat berbicara secara langsung atau tanpa media perantara apapun.

Alfa Beta Charlie dalam Alfabet Fonetik NATO

Ilustrasi Alfa Beta Charlie, Sumber: Unsplash/Susan Holt Simpson

Sejatinya kode alfa beta charlie dalam alfabet fonetik NATO hanya berlaku hingga tahun 1951. Hal ini disebabkan oleh adanya revisi pada tahun tersebut yang mengubah beta menjadi bravo sampai sekarang.

Selain alfa bravo charlie, masih ada kode untuk huruf lain sesuai Ejaan Ulang ICAO 2008. Berikut selengkapnya:

  • A = Alfa

  • B = Bravo

  • C = Charlie

  • D = Delta

  • E = Echo

  • F = Foxtrot

  • G = Golf

  • H = Hotel

  • I = India

  • J = Juliett

  • K = Kilo

  • L = Lima

  • M = Mike

  • N = November

  • O = Oscar

  • Q = Quebec

  • R = Romeo

  • S = Sierra

  • T = Tango

  • U = Uniform

  • V = Victor

  • W = Whiskey

  • X = X-ray

  • Y = Yankee

  • Z = Zulu

Baca juga: Kode Morse: Sejarah, Bentuk Huruf dan Angka, Cara Menghafalkannya

Meskipun kode alfa beta charlie telah diganti menjadi alfa bravo charlie, namun masih banyak orang yang menggunakan kode beta. Hal ini disebabkan kode beta masih lebih familiar di telinga orang-orang tersebut daripada bravo. Namun secara resmi kode bravo-lah yang digunakan seperti saat tentara mengirimkan sandi. (LOV)