Arti Buah Kerajaan dalam Tugas MPLS Siswa Baru

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), panitia atau pengurus OSIS kerap menyiapkan teka-teki untuk siswa baru. Salah satu contoh teka-tekinya adalah apa itu buah kerajaan MPLS?
Sebagian besar siswa pasti akan bingung dengan pertanyaan ini. Guna memudahkan siswa menemukan jawaban dari teka-teki tersebut maka tak ada salahnya untuk mencari kunci jawabannya di internet.
Arti Buah Kerajaan MPLS
Saat mendapat tugas dari pengurus OSIS dengan clue buah kerajaan maka yang harus dilakukan pertama adalah mencari tahu buah apa yang berhubungan dengan kerajaan.
Jika dipikir-pikir, sepertinya tidak ada buah khusus yang berhubungan dengan kerajaan. Namun, ada satu kerajaan yang berhubungan dengan nama buah. Kerajaan tersebut adalah Majapahit.
Mengutip buku Jejak-jejak Peradaban Majapahit: Imperium Raksasa Penguasa Nusantara, Prasetya Ramadhan (2020), asal nama Majapahit yang mendunia berasal dari sejarah yang unik. Nama Majapahit adalah penggalan dari kata maja (buah maja) dan kata pahit.
Buah maja (Aegle marmelos) berbentuk bulat agak lonjong dengan tonjolan di bagian pangkalnya, kulit halus, berwarna cokelat gelap, dan memiliki diameter buah antara 5-12 cm.
Sepintas, buah maja tampak mirip dengan kawista. Bedanya, buah kawista berbentuk bulat sempurna, bagian pangkalnya tidak menonjol, kulit buahnya kasar, dan warnanya abu-abu.
Dua tanaman ini memang masih sama-sama famili Rutaceae. Buah maja maupun kawista juga bertempurung sangat keras. Tekstur buah serta bijinya maja juga mirip kawista. Di Pakistan, India, Sri Lanka, Nepal, dan Bangladesh, maja merupakan buah yang cukup penting.
Jadi sudah tahu kan jawaban yang paling tepat untuk buah kerajaan MPLS? Jawabannya adalah Buah Maja.
Mencari dan membawa benda-benda yang diminta oleh panitia MPLS tentu hal yang mendebarkan. Jika salah membawa, ada kekhawatiran terjadi hukuman yang tidak mengenakkan. Oleh karena itu, Kemdikbudristek sudah membuat pedoman untuk menghindari hal tersebut.
Agar MPLS yang melibatkan pengurus OSIS terhidar dari kekerasan atau bullying, sekolah wajib mengikuti pedoman yang telah ditentukan sebagai berikut:
Siswa OSIS atau siswa yang dipilih tidak memiliki kecenderungan sifat buruk dan riwayat sebagai pelaku tindak kekerasan;
Siswa OSIS atau siswa yang dipilih memiliki prestasi akademik dan nonakademik yang baik dibuktikan dengan nilai rapor dan penghargaan nonakademik;
Siswa OSIS atau siswa yang dipilih memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang dibuktikan dengan keikutsertaan dalam berbagai kegiatan positif di dalam dan luar sekolah.
Baca Juga: Arti Sebenarnya dari Teka-teki Roti Kemerdekaan MPLS
Jika ada tugas untuk membawa buah kerajaan MPLS tak perlu bingung lagi sebab sudah mengetahui jawabannya. Selamat menjalani MPLS dengan riang!
(ARD)
