Arti dan Antonim Prefiks menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah kamu mendengar istilah prefiks dalam bahasa Indonesia? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), prefiks adalah imbuhan yang ditambahkan pada bagian awal sebuah kata dasar atau bentuk awalan.
Contoh awalan (prefiks) yang terdapat dalam bahasa Indonesia adalah ber- dan per-; meng- dna di-, ter, ke-, dan se. Apabila terdapat imbuhan di awal sebuah kata, maka ada pula imbuhan yang ditempatkan di akhir kata.
Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai antonim prefiks.
Baca juga: Antonim dan Sinonim Kikir dalam Bahasa Indonesia
Apa Saja 2 Kata Antonim Prefiks dalam Bahasa Indonesia?
Awalan (prefiks) adalah imbuhan yang dilekatkan di depan dasar (mungkin kata dasar, mungkin juga kata jadian).
Dikutip dari buku Morfologi yang ditulis oleh Ove Lorentz dan Ernst Hakon Jahr (2007: 6), contoh prefiks terdapat pada kata berikut: bersegi dan persegi, menggali dan penggali, dilipat dan ditiru, kedua dan keempat, serta sedesa dan setempat.
Adapun prefiks memiliki antonim, yaitu sufiks atau akhiran. Sufiks adalah imbuhan yang dilekatkan pada akhir dasar. Bahasa Indonesia memiliki akhiran -i, -kan, -an, -man, -wan, -wati, wi (-wiah), dan -nya.
Akhirnya -nya pada kata turunnya, seperti pada kalimat turunnya harga beras sangat memukul petani, dapat diantonimkan dengan naiknya, seperti pada kalimat naiknya harga beras sangat menggembirakan petani.
Pada kalimat itu naiknya harga dapat digantikan dengan kenaikan harga, tetapi turunnya harga tidak lazim digantikan dengan keturunan harga. Sufiks dan akhiran merupakan dua contoh antonim prefiks yang umum digunakan.
Penggunaan antonim dapat membantu siswa memahami makna kata dan meningkatkan kemampuan mereka untuk berbicara dan menulis dalam bahasa Indonesia.
Selain itu, pembelajaran antonim dapat membantu siswa memahami makna kata lebih dalam. Seseorang dapat memahami makna kata yang berlawanan dan menggunakannya secara benar dalam kalimat dengan mempelajari antonim.
Demikian penjelasan mengenai arti dan antonim prefiks dalam KBBI, yaitu sufiks dan akhiran. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)
