Arti dan Contoh Huruf Hanacaraka dalam Bahasa Jawa

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam peribahasa Jawa, “Sangkan Paraning Dumadi” berkaitan dengan perjalanan hidup seseorang. Dalam berbagai segi, huruf-huruf jawa dan tata cara penyusunannya memang sangat memengaruhi lahirnya peribahasa kuno yang memiliki nilai universal dan abadi tersebut, salah satunya adalah huruf hanacaraka dalam bahasa Jawa.
Huruf berasal dari suatu simbol dan bilangan yang diartikulasikan oleh lidah sebagai konsensus bersama untuk memahami sesuatu. Hakikat suatu bahasa adalah konsensus, dan konsensus adalah ukuran yang ditentukan sebagai program bersama untuk menyatakan kesadaran imajinal pikiran dan hati menjadi suara yang diungkapkan dan dipahami oleh manusia lain.
Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai arti huruf hanacaraka dalam bahasa Jawa.
Hanacaraka dalam Bahasa Jawa
Dikutip dari buku Konspira(kuntan)si 1: sebuah novel yang ditulis oleh Ari Kamayani (2021: 162), huruf hanacaraka memiliki arti sebagai adanya utusan. Namun, setiap contoh huruf punya makna tersendiri, yaitu:
Ha, Hana hurip wening suci – adanya hidup adalah kehendak dari yang Maha Suci.
Na, Nur candra, gaib candra, warsitaning candara – pengharapan manusia hanya selalu ke sinar Illahi.
Ca, cipta wening, cipta mandulu, cipta dadi – arah dan tujuan pada yang Maha Tunggal.
Ra, Rasaingsun handulusih – rasa cinta sejati muncul dari cinta kasih nurani.
Ka, Karsaningsun memayu hayuning bawana – hasrat diarahkan untuk kesejahteraan alam.
Dikutip dari buku Kun Fayakun: Buku Pertama Man Arofa Nafsahu Faqod Arofa Robbahu yang ditulis oleh Atmonadi (2018: 104), secara filosofi menurut literatur tentang filsafat Jawa, huruf Jawa hanacaraka juga dapat dimaknai sebagai berikut:
Ha-na-ca-ra-ka
Ha adalah hurip = hidup, suatu sifat Dzat Yang Maha Esa.
Na adalah Hana (ada) yang mencakup = ada alam semesta sebagai suatu Ontologi dan alam semesta sebagai kosmologi–manungsa sebagai manusia antropologi filsafat
Caraka adalah utusan di aman Ca mewakili arti pikir, nalar, dan akal (thinking).
Ra adalah rasa = perasaan (feeling)
Ka = Karsa = kehendak (wiling)
Itulah penjelasan mengenai huruf hanacaraka dalam bahasa Jawa. Semoga bermanfaat! (CHL)
