Arti dan Lawan Kata Suudzon sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pelajaran bahasa Indonesia ada materi mengenai lawan kata, atau biasa dikenal dengan antonim. Antonim sendiri sangat berguna dalam menyusun sebuah kalimat maupun dalam percakapan sehari-hari. Nah kali ini akan dibahas mengenai arti dan lawan kata suudzon.
Baca juga: Pengertian dan Antonim Loyalitas dalam Bahasa Indonesia
Arti dan Lawan Kata Suudzon
Sebelum membahas mengenai arti dan lawan kata suudzon maka pertama-tama mari kita lihat lebih dulu pengertian dari lawan kata atau antonim. Dikutip dari buku Kamus Pintar Sinonim Antonim dan EYD Indonesia karya Aisyah Atikah Deasy, (2015) dijelaskan bahwa antonim adalah suatu kata yang artinya berlawanan satu sama lain. Antonim disebut juga dengan lawan kata.
Antonim sendiri ada beberapa jenisnya, di antaranya adalah sebagai berikut:
Antonim Berpasangan yaitu kata-kata yang secara makna jelas bertentangan karena didasarkan pada makna pasangannya sehingga tidak bisa dipertentangkan tanpa kehadiran makna pasangannya. Jika salah satu unsur dinegatifkan, tidak secara serta-merta memunculkan pasangannya. Contohnya Berdosa >< Suci, Istri >< Suami.
Antonim Melengkapi yaitu kata-kata yang secara makna bertentangan, tetapi kehadiran makna salah satu kata bersifat melengkapi kehadiran makna yang lain. Contohnya Pertanyaan >< Jawaban, Mencari >< Menemukan.
Antonim Berjenjang: kata-kata yang secara makna mengandung pertentangan, tetapi pertentangan makna ini bersifat berjenjang/bertahap/bertingkat. Contohnya Dingin >< Hangat >< Panas
Setelah memahami pengertian dari antonim, maka langkah selanjutnya adalah mencari arti dari kata suudzon. Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia Online (https://kbbi.web.id/) kata suudzon yang penulisan bakunya adalah suuzan memiliki makna buruk sangka.
Sementara itu dalam Islam kata suudzon memiliki makna orang yang berpikiran negatif atau berprasangka buruk. Hukum berprasangka buruk sendiri dalam ajaran Islam dilarang, seperti dijelaskan dalam Surat Al-Fath ayat 6 berikut ini:
"Dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk kepada allah. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan allah memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka jahanam, dan (neraka Jahanam) itulah sejahat-jahatnya tempat kembali." (QS. Al-Fath :6).
Jadi dapat disimpulkan bahwa antonim dari kata suudzon adalah husnudzan yang memiliki arti berprasangka baik. Demikian adalah pembahasan mengenai arti dan lawan kata suudzon sesuai KBBI. (WWN)
