Arti dan Makna Surat Al Fatihah Ayat 5: Iyyaka Na'budu Wa Iyyaka Nasta'in

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat muslim sudah tidak asing lagi dengan Surat Al Fatihah. Selain sebagai surat pembuka Al-Quran, membaca Surat Al Fatihah juga merupakan rukun sholat.
Allah SWT Juga berkomunikasi ketika umatnya sedang sholat dan membaca Surat Al Fatihah. Dikutip dari buku berjudul Tafsir Shalat karangan Ammi Nur Baits (2021: 103) dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Allah berfirman, “Saya membagi shalat antara diri-Ku dan hamba-Ku menjadi dua. Untuk hamba-Ku apa yang dia minta.
Apabila hamba-Ku membaca, “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.”
Allah Ta’ala berfirman, “Hamba-Ku memuji-Ku.”
Apabila hamba-Ku membaca, “Ar-rahmanir Rahiim.”
Allah Ta’ala berfirman, “Hamba-Ku mengulangi pujian untuk-Ku.”
Apabila hamba-Ku membaca, “Maaliki yaumid diin.”
Apabila hamba-Ku membaca, “Hamba-Ku mengagungkan-Ku.” Dalam riwayat lain, Allah berfirman, “Hamba-Ku telah menyerahkan urusannya kepada-Ku.”
Apabila hamba-Ku membaca, “Iyyaka na’budu wa iyyaaka nasta’in.”
Allah Ta’ala berfirman, “Ini antara diri-Ku dan hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku sesuai apa yang dia minta.”
Apabila hamba-Ku membaca, “Ihdinas-Shirathal mustaqiim….dst. sampai akhir surat.”
Allah Ta’ala berfirman, “Ini milik hamba-Ku dan untuk hamba-Ku sesuai yang dia minta.”
(HR. Ahmad 7291 dan Muslim 395)
Setiap ayat dalam Alquran memiliki makna mendalam yang dapat digunakan sebagai pembelajaran seluruh manusia, tidak terkecuali dengan ayat ke 5 Surat Al Fatihah. Lantas apa arti dan makna Surat Al Fatihah ayat 5 lafadz Iyyakaa na’budu wa iyyaaka nasta’iin?
Arti dan Makna Surat Al Fatihah Ayat 5: iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in
Berikut bacaan dan arti Surat Al Fatihah ayat 5
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ
Iyyakaa na’budu wa iyyaaka nasta’iin
Artinya “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.”
Adapun makna Surat Al Fatihah ayat 5 yang dikutip dari buku berjudul Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim karangan Damasyuqi dan Abul Fida’ Al Hapiz bin Katsir (1991: 206).
Kata ‘iyyaka’ yang didahulukan penyebutannya dan berulang menunjukkan hanya kepada Allah semata tempat beribadah, tidaklah kami bertawakkal kecuali hanya kepada-Mu. Kalimat hanya kepada-Mu-lah kami beribadah” mengandung makna berlepas diri dari syirik. Kalimat kedua “hanya kepada-Mu-lah kami memohon pertolongan” tidak mengandalkan usaha sendiri dan hanya kepada Allah lah manusia berlindung dan meminta perlongan dunia dan akhirat.
Itulah pembahasan arti iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in dan makna yang terkandung dalam Surat Al Fatihah ayat 5 itu. Semoga penjelasan di atas dapat menambah wawasan dan menjadi lebih dekat kepada Allah. (MZM)
