Arti Doa Laa Ba'sa Thohurun yang Dipanjatkan Saat Menjenguk Orang Sakit

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam agama Islam, apabila seseorang sedang tertimpa musibah sakit, maka dianjurkan untuk menjenguknya. Ketika hendak menjenguk orang sakit, bukan buah tangan yang dibutuhkan, namun doa agar segera mendapat kesembuhan dari Allah SWT. Salah satu doa yang dapat dipanjatkan saat menjenguk orang sakit adalah laa ba’sa thohurun. Lantas, apa arti dari doa tersebut?
Arti Doa Laa Ba'sa Thohurun yang Dipanjatkan Saat Menjenguk Orang Sakit
Manusia adalah makhluk yang lemah. Salah satu adalah buktinya adalah diberikannya rasa sakit. Meskipun tidak ada yang ingin diterpa rasa sakit, namun cobaan tersebut memiliki beberapa keutamaan, mulai dari menggugurkan dosa yang telah berlalu hingga cara agar manusia lebih dekat kepada Allah SWT.
Allah SWT berfirman,
وَإِذَآ أَنْعَمْنَا عَلَى اْلإِنسَانِ أَعْرَضَ وَنَئَا بِجَانِبِهِ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُو دُعَآءٍ عَرِيضٍ
Artinya, “Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka maka ia banyak berdo’a.” (QS. Fussilat: 51)
Apabila seseorang tertimpa sakit, maka dianjurkan untuk menjenguknya. Menjenguk orang sakit adalah salah satu cara untuk menghiburnya. Selain itu, menjenguk orang sakit adalah salah satu hak seorang Muslim kepada Muslim lainnya. Sebagaimana yang dijelaskan Abu Hurairah ra. Nabi Muhammad SAW bersabda,
“Hak muslim atas muslim lainnya ada enam perkara”. Ada yang bertanya: “Apa saja enam perkara tersebut wahai Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam? Beliau menjawab: “Apabila engkau berjumpa dengannya engkau memberi salam, jika engkau diundang maka memenuhi undangannya, bila engkau dimintai nasehat engkau menasehatinya, jika dirinya bersin lalu mengucapkan ‘al-hamdulillah’ engkau mendo’akannya, dan bila sakit engkau menjenguknya, dan apabila dirinya meninggal engkau mengiringi jenazahnya”. (HR Bukhari no. 1240. Muslim no. 2162)
Bukan tanpa alasan Nabi Muhammad SAW meminta umatnya untuk menjenguk orang sakit. Pasalnya, menjenguk orang sakit dapat mengantarkannya kepada surga Allah SWT. Seperti yang disebutkan dari sebuah hadits dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Sesungguhnya seorang muslim jika menjenguk saudaranya muslim (yang sedang sakit) maka dirinya senantiasa berada khurfah surga hingga dirinya kembali”. Di katakan: “Wahai Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam, apa khurfah surga itu? Beliau menjelaskan: “Buah-buahan surga”. (HR Muslim no: 2568)
Ketika menjenguk sesama umat Muslim yang sedang tertimpa cobaan sakit, terdapat beberapa adab yang harus diterapkan. Salah satu adabnya adalah mendoakan kesembuahan dan kesehatan.
Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya al-Faifi dalam buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq (2009:264), menjelaskan bahwa ketika Nabi Muhammad SAW ketika menjenguk, beliau berkata:
اَ بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ
laa ba’-sa thohurun insyaa Allah
Artinya: “Tidak mengapa semoga sakitmu ini membuat dosamu bersih, insya Allah” (HR. Bukhari no. 5656)
Semoga dengan mengetahui arti dari doa laa ba'sa thohurun dapat menambah semangat untuk menjenguk seorang Muslim yang sakit agar bisa mendapatkan buah-buahan di surga Allah SWT.(MZM)
