Arti Fathonah sebagai Sifat Wajib Bagi Rasul dan Implementasinya dalam Kehidupan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai umat muslim, kita perlu mengetahui empat sifat wajib bagi Rasul yang menjadi suatu keistimewaan bagi mereka. Selain itu, kita juga wajib meneladani sifat-sifat tersebut adalah kehidupan sehari-hari. Salah satu sifat wajib bagi Rasul adalah fathonah. Sifat fathonah artinya adalah cerdas.
Allah SWT memberi kemampuan kepada para Rasul dalam menyampaikan ajaran serta menyelesaikan perkara di antara kaumnya. Hal ini terdapat dalam firman Allah SWT pada Surat Al Baqarah ayat 269 yang berbunyi sebagai berikut.
يُؤْتِى ٱلْحِكْمَةَ مَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُؤْتَ ٱلْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِىَ خَيْرًا كَثِيرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ
Artinya, “Allah menganugerahkan al hikmah (kepahaman yang dalam tentang Alquran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang barakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).”
Arti Fathonah sebagai Sifat Wajib Bagi Rasul dan Implementasinya dalam Kehidupan
Menurut Buku Aktivitas Seru Anak Islam Rasulullah SAW Teladanku karya Supri Ketjil (2020), arti fathonah adalah cerdas. Jadi, para Rasul sudah pasti mempunyai sifat cerdas sehingga mereka mampu membangun argumentasi terhadap orang-orang yang menentangknya. Sangat mustahil jika Rasul bersifat bodoh.
Rasul mempunyai kecerdasan yang sangat tinggi dalam memberi jalan tengah di antara kaumnya yang berselisih. Sebagai contoh saat terjadi perselisihan di antara kabilah Mekkah dalam peletakan Hajar Aswad di atas Ka’bah. Sifat fathonah yang dimiliki Rasul patut kita contoh sebagai umat muslim. Bahkan sifat fathonah ini juga telah diimplementasikan di sekolah untuk memengaruhi perilaku peserta didik. Para siswa di sekolah dituntut untuk menjadi orang yang cerdas dan berilmu.
Apabila siswa adalah orang yang cerdas dan berilmu, maka mereka akan lebih mudah dalam menentukan jalan hidup. Selain itu, kecerdasan juga akan membawa kehidupan yang lebih tenang. Apalagi fathonah juga berpengaruh terhadap kehidupan akhirat. Seorang muslim yang cerdas, maka ia juga memiliki kecerdasan dalam menangkap tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. (Anne)
