Konten dari Pengguna

Arti Frasa Idiomatis dan Contoh Kalimatnya dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa itu frasa idiomatis, sumber: unsplash/MatthewFeeney
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa itu frasa idiomatis, sumber: unsplash/MatthewFeeney

Apa itu frasa idiomatis? Seperti yang diketahui, frasa dalam bahasa Indonesia tergolong sebagai kelompok kata yang tidak melebihi batas fungsi. Dengan kata lain, frasa tidak diposisikan sebagai subjek, predikat, atau fungsi yang lainnya.

Jika dilihat dari jenisnya, frasa terbagi menjadi 4, yakni frasa eksosentris, frasa endosentris, frasa idiomatik, dan frasa ambigu. Namun, pada kesempatan kali ini, mari membahas lebih lanjut tentang frasa idiomatis.

Apa itu Frasa Idiomatis?

Ilustrasi Apa itu frasa idiomatis, sumber: pexels/RDNEStock

Apa itu frasa idiomatis? Menurut KBBI dalam website kbbi.kemdikbud.go.id, frasa idiomatis merupakan idiom yang memiliki kekhususan bahasa.

Frasa ini mempunyai makna sampingan atau bukan makna yang sesungguhnya. Jadi, frasa ini terdiri atas dua kata bermakna konotasi. Salah satu bentuk frasa idiomatis adalah makan garam.

Meskipun terdiri dari dua kata yang sudah familiar artinya, tetapi bukan berarti itu makna yang sesungguhnya. Makan garam pada frasa tersebut diartikan sebagai orang yang memiliki banyak pengalaman.

Selain itu, masih banyak contoh frasa idiomatis lainnya, di antaranya sebagai berikut.

  • Buah bibir = Menjadi pembicaraan

  • Meja hijau = Pengadilan

  • Kambing hitam = Orang yang disalahkan padahal dia tidak melakukan

  • Jiwa besar = Sabar

  • Tutup usia = Meninggal dunia

  • Turun tangan = Ikut membantu

  • Besar kepala = Sombong

  • Banting tulang = Kerja keras

  • Biang keladi = Penyebab masalah

  • Murah hati = Baik hati

  • Muka dua = Berbohong

  • Buah tangan = Oleh-oleh

  • Isapan jempol = Isu bohong

Contoh Kalimat Frasa Idiomatis dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi Apa itu frasa idiomatis, sumber: pexels/TimaMiroshnisencko

Agar lebih memahami cara penggunaan frasa idiomatis, simak contoh kalimatnya di bawah ini.

  1. Andin memiliki jiwa besar meskipun dirundung habis-habisan oleh teman sekelasnya.

  2. Ayah turun tangan untuk menolong Anya karena suaminya hanya diam saja menyaksikan kejadian tersebut.

  3. Rupanya perkataan yang selama ini diucapkannya hanyalah isapan jempol belaka.

  4. Padahal kemampuannya pas-pasan, tapi kenapa ia begitu besar kepala

  5. Bu Ridha tutup usia tepat pada hari dilahirkannya cucunya.

  6. Tokoh politik tersebut dijadikan sebagai kambing hitam, sehingga ia harus mendekam di penjara meskipun bukan kesalahannya.

Baca juga: Macam-Macam Phrases Connector (Penghubung Frasa) dan Contohnya

Pertanyaan tentang apa itu frasa idiomatis tentu sudah dapat dipahami sebaik mungkin. Dengan begitu, maka setiap orang bisa semakin memperkaya kosakata dan ketrampilan komunikasi yang dimilikinya meningkat. (DLA)