Konten dari Pengguna

Arti Ghibah dan Dampak Buruknya bagi Umat Muslim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi ghibah, sumber gambar: https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi ghibah, sumber gambar: https://www.freepik.com/

Ghibah adalah salah satu perbuatan yang buruk dan sangat dilarang oleh Allah SWT. Ghibah dapat berdampak buruk, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Lalu, apa arti ghibah yang sebenarnya hingga mampu menimbulkan banyak keburukan?

Menurut bahasa, arti ghibah adalah membicarakan kebaikan atau keburukan orang lain tanpa sepengetahuan orang yang sedang dibicarakan.. Menurut istilah, ghibah artinya suatu aktivitas membicarakan sodara sesama muslim yang arah pembicaraannya lebih mengacu pada kejelekan atau hal-hal yang dibenci.

Mengutip buku Fiqih Bertetangga oleh an-Nawiy (2018) ghibah adalah suatu percakapan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang tidak mengandung faedah. Hal ini karena waktu yang dikorbankan untuk membicarakan orang lain cenderung sia-sia karena berfokus pada kehidupan orang lain, dan bukan dirinya sendiri.

Dalil tentang Bahaya Ghibah dalam Islam

ilustrasi ghibah, sumber gambar: https://www.freepik.com/

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya riba yang sangat berbahaya adalah memperpanjang ucapan dalam membicarakan keburukan saudara muslim dengan cara yang tidak benar.” (HR. Abu Daud).

Selain itu, perintah Allah tentang larangan menggunjingkan orang lain juga tertuang dalam Al-Quran yang terjemahannya yaitu sebagai berikut:

“Dan janganlah kamu menggunjingkan satu sama lain. Adakah di antara kamu yang suka makan daging saudaranya setelah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah pada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat dan Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat ayat 12).

ilustrasi ghibah, sumber gambar: https://www.freepik.com/

Dari dalil di atas, dapat diketahui bahwa agama Islam sangat melarang umatnya dalam melakukan ghibah. Bahkan, ghibah diibaratkan sebagai suatu aktivitas yang menjijikkan, yakni memakan daging saudaranya yang telah mati. Hal ini begitu menjelaskan betapa ghibah sangat dzalim di mata agama Islam.

Jika Anda memiliki kebiasaan mengghibah, sebaiknya mulai sekarang hentikan kebiasaan tersebut. Selain memperoleh gelimang dosa, ghibah juga mampu memutuskan tali silaturahmi antar sesama muslim. Jangan sampai ada perpecahan di antara saudara seiman hanya karena kebiasaan mengghibah.

(DLA)