Arti Huruf Hijaiyah dan Hukum Bacaannya dalam Ilmu Tajwid

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
20 September 2022 21:28 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Huruf hijaiyah disebut juga huruf Al-Qur'an, sumber foto: (Syed Aoun Abbas) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Huruf hijaiyah disebut juga huruf Al-Qur'an, sumber foto: (Syed Aoun Abbas) by unsplash.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Huruf hijaiyah disebut juga huruf Al-Qur'an. Hal ini karena Al-Qur’an terdiri dari kumpulan huruf hijaiyah atau huruf abjad Arab. Huruf hijaiyah sangat penting untuk dipelajari oleh umat Muslim agar bisa membaca Alquran dengan lancar. Kitab suci ini menjadi pedoman dan penuntun umat Muslim agar senantiasa berada pada jalan yang benar dan diridhoi oleh Allah SWT. Oleh karena itu , tidak heran jika kita diajarkan dan dikenalkan dengan huruf hijaiyah sejak kecil. Proses mengenal Alquran inilah yang pada akhirnya memantapkan kita untuk senantiasa menjadi umat muslim yang taat dan memegang teguh agamanya. Agar semakin mengenal huruf hijaiyah dan hukum bacaannya, simak arti dan jenis-jenis hukum tajwid di artikel ini.
ADVERTISEMENT

Arti Huruf Hijaiyah

Mengutip buku Metode Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an oleh Aziz & Nasution (2020), huruf hijaiyah merupakan huruf abjad dalam bahasa Arab yang berjumlah 30 huruf. Huruf hijaiyah berasal dari bahasa Arab, yakni kata harf dan hajja. Agar huruf hijaiyah bisa dibaca, maka diperlukan harakat. Harakat dimaknai sebagai “gerakan”. Jika disematkan pada huruf hijaiyah, maka harakat memiliki fungsi sebagai tanda baca untuk huruf-huruf hijaiyah.

Hukum Bacaan dalam Ilmu Tajwid

Ilustrasi Huruf hijaiyah disebut juga huruf Al-Qur'an, sumber foto: (Syed Aoun Abbas) by unsplash.com
Agar dapat membaca Alquran dengan baik dan benar, setiap Muslim juga perlu memahami hukum-hukum bacaan dalam ilmu tajwid, di antaranya sebagai berikut:

1. Idhar Halqi

Idzhar Halqi adalah nun sukun ( نْ ) atau tanwin (dhomah (ــٌـ), kasroh (ــٍــ), dan fathah (ــًـ) bertemu dengan huruf-huruf = Alif (ا), Ghain (غ), ‘Ain (ع), Kha (خ), Ha (ح), Ha’ ( ﮬ) dan Hamzah ( ء ).
ADVERTISEMENT

2. Idgham Bighunnah

Idgham bighunnah merupakan nun mati [نْ ] atau tanwin ( ــًــ, ــٍــ, ــٌــ ) bertemu huruf Mim [م], Nun [ن], Waw [و], atau Ya [ي]. Hukum tajwid ini dibaca secara mendengung.

3. Iqlab

Iqlab merupakan nun mati ( نْ ) atau tanwin ( ــًــ, ــٍــ, ــٌــ ) bertemu dengan huruf Ba ( ب ) . Cara membacanya yaitu dengan memasukkan نْ ke dalam mim sukun ( مْ ).

4. Idgham bilaghunnah

Idgham bilaghunnah adalah nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ــًــ, ــٍــ, ــٌــ ) bertemu dengan huruf lam ( ل ) atau Ro ( ر ). Cara membacanya yaitu tidak memakai suara yang berdengung.

5. Ikhfa Haqiqi

Ikhfa’ haqiqi adalah nun mati ( نْ ) atau tanwin ( ــًــ, ــٍــ, ــٌــ ) bertemu dengan huruf hijaiyah, yakni:
ADVERTISEMENT
ت – ث – د – ذ – ز – س – ش – ص – ض – ط – ظ – ف – ق – ك.

6. Ikhfa Syafawi

Ikhfa Syafawi merupakan mim mati ( مْ ) bertemu Ba ( ب ) . Ikhfa’ memiliki makna menyamarkan, sedangkan syafawi artinya bibir.

7. Idzhar Syafawi

Idzhar artinya jelas, sedangkan syafawi artinya bibir. Idzhar Syafawi berlaku saat mim mati ( مْ ) bertemu huruf ba ( ب ).

8. Idgham Mimi

Idgham mimi adalah mim mati ( مْ ) bertemu Mim yang memiliki harakat [ مَ مِ , مُ ].

9. Qalqalah

Qalqalah merupakan hukum tajwid yang berlaku jika huruf ba (ب), jim (ج), ta (ط), dal (د), dan qaf (ق) diberikan tanda bacaan sukun di tengah kalimat ataupun wakaf di akhir kalimat.Cara membacanya yaitu dengan memantul.
ADVERTISEMENT
Memahami makna huruf hijaiyah dan ilmu tajwid sangat penting agar kita dapat mengetahui makhrojul huruf yang benar. Dengan begitu, diharapkan setiap muslim bisa membaca Alquran dengan baik dan sesuai dengan kaidah yang sudah ditetapkan. (DLA)