Konten dari Pengguna

Arti Istilah Ceban, Gocap, dan Lainnya serta Fungsi Uang dalam Kehidupan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ceban Berapa. Sumber: Pexels/Burst
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ceban Berapa. Sumber: Pexels/Burst

Uang merupakan alat pembayaran. Nominal uang di berbagai daerah memiliki istilahnya masing-masing. Salah satunya adalah ceban. Dalam bahasa Indonesia, ceban berapa?

Istilah ceban mungkin sudah tidak asing untuk didengar. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak mengetahui berapa nominal uang dari istilah tersebut.

Ketahui Nominal Uang Gocap dan Ceban Berapa

Ilustrasi Ceban Berapa. Sumber: Pexels/Pixabay

Masyarakat kerap kali menyebutkan nominal uang dengan istilah-istilah yang berbeda. Misalnya menyebut ceban, gocap, dan lain sebagainya.

Penyebutan nominal uang tersebut bukan lain karena banyaknya etnis Tionghoa di tanah air. Istilah ceban berasal dari bahasa Mandarin, tepatnya digunakan dalam dialek Hokkian.

Di Indonesia, istilah ceban, gocap, dan lain sebagainya sangat populer karena ada banyak kalangan pedagang yang berdarah Tionghoa. Istilah-istilah nominal uang ini digunakan dalam keseharian, terutama pada saat transaksi jual beli di pasar-pasar tradisional.

Istilah ini biasanya banyak digunakan di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Surabaya, dan juga Medan yang memang memiliki banyak etnis Tionghoa. Meskipun berasal dari dialek Hokkian, seiring berjalannya waktu istilah ceban, gocap, dan sebagainya juga digunakan oleh etnis non Tionghoa.

Lantas ceban berapa? Ceban digunakan untuk menunjukkan nominal uang sepuluh ribu. Sementara gocap adalah nominal lima puluh. Penyebutan nominal uang dalam bahasa Mandarin seperti dialek Hokkien merupakan bukti bahwa ada banyak kata-kata serapan dalam bahasa Indonesia.

Fungsi Uang dalam Kehidupan

Ilustrasi Ceban Berapa. Sumber: Pexels/Pixabay

Dikutip dari buku Uang: Pengertian, Penciptaan, dan Peranannya dalam Perekonomian, Solikin dan Suseno (2017), uang telah digunakan sejak berabad-abad yang lalu dan merupakan salah satu penemuan manusia yang paling menakjubkan. Uang memiliki banyak fungsi. Uang memiliki dua fungsi, yaitu asli dan turunan. Apa saja fungsinya?

1. Fungsi Asli Uang

Fungsi asli uang dapat terbagi menjadi tiga. Adapun di antaranya sebagai berikut:

  • Sebagai Alat Tukar

    Uang digunakan sebagai alat tukar. Saat ini manusia tidak perlu melakukan barter jika membutuhkan barang tertentu. Cukup menggunakan uang untuk membayar atau menukar sesuatu.

  • Sebagai Satuan Hitung

    Uang dapat digunakan untuk menunjukkan nilai barang atau jasa yang diperjualbelikan. Uang juga dapat digunakan untuk menentukan harga.

  • Sebagai Alat Penyimpanan Nilai

    Uang dapat digunakan sebagai alat penyimpanan nilai. Uang yang diterima dapat disimpan, kemudian digunakan untuk membeli barang atau jasa di kemudian hari.

2. Fungsi Turunan Uang

Fungsi turunan uang ada lima. Berikut fungsi turunannya:

  • Sebagai alat penimbun kekayaan

  • Sebagai alat pemindah kekayaan

  • Sebagai pendorong kegiatan ekonomi

  • Sebagai alat pembayaran yang sah

  • Sebagai alat pembayar hutang

Baca juga: Menilik Perbedaan Uang Koin dan Uang Kertas sebagai Alat Pertukaran

Uang Ceban berapa? Ceban berasal dari bahasa Mandarin dialek Hokkian. Ceban artinya adalah sepuluh ribu. (FAR)