Arti Iyyaka Na'budu Wa Iyyaka Nasta'in dalam Surat Al Fatihah

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat Al Fatihah adalah surat pendek yang sering dibaca umat Muslim dalam sholat. Surat ini turun di Mekkah sebelum Rasulullah SAW berhijrah, oleh karena itu termasuk dalam golongan surat makkiyah. Al Fatihah disebut juga sebagai Ummu Al-Quran dan Ummu Al-Kitab karena adalah induk semua ayat Al-Quran.
Berdasarkan buku Tafsir Al Lubab Jilid 1: Makna, Tujuan, dan Pelajaran dari Surah-Surah Al Quran oleh M. Quraish Shihab (2020: hlm 4-5), dalam Surat Al Fatihah terdapat uraian tentang:
Tauhid: terkandung dalam ayat-ayatnya yang pertama dan kedua, al-Hamdu lillah Rabbi al-Alamin dan ar-Rahman ar Rahim
Keniscayaan hari kemudian, yang dikandung dalam ayat keempat, Maliki Yaum ad-Din
Ibadah yang seharusnya hanya tertuju pada Allah SWT, dikandung dalam ayat Iyyaka na'budu
Pengakuan tentang kelemahan manusia dan keharusan meminta pertolongan kepada-Nya, dikandung dalam ayat wa iyyaka nasta'in dan Ihdina shiratal mustaqim
Keanekaragaman manusia sepanjang sejarah menghadapi tuntunan ilahi, ada yang menerima, ada yang menolak, ada yang mengetahui, ada yang sesat jalan, yaitu yang dikandung dalam ayat Shiratha al-ladzina an'amta 'alaihim ghair al maghdhubi 'alaihim wa la adh dhalim
Setiap ayat dalam Surat Al Fatihah memiliki makna yang mendalam yang harus dipahami oleh setiap umat Muslim. Sekarang kita akan menyimak arti Iyyaka Na'budu Wa Iyyaka Nasta'in dalam ayat 5 Surat Al Fatihah.
Bacaan dan Arti Surat Al Fatihah Ayat 5
Berikut ini adalah bacaan dan arti Surat Al Fatihah ayat 5
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ
Iyyakaa na’budu wa iyyaaka nasta’iin
Artinya:
“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.”
Berikut ini adalah makna Surat Al Fatihah ayat 5 mengutip buku Tafsir Al-Amin - Bedah Surat Al Fatihah: Edisi Revisi oleh Muhammad Amin Suma (2021: hlm 110) dan berdasarkan buku Tafsir Al Lubab Jilid 1: Makna, Tujuan, dan Pelajaran dari Surah-Surah Al Quran oleh M. Quraish Shihab (2020: hlm 4-5)
Lafadz iyyaka menunjukkan adanya perhatian dan pembatasan, maksudnya adalah setiap umat Muslim tidak diperkenankan untuk menyembah selain kepada Allah SWT sebagai bentuk ketaatan.
Lafadz iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in bermakna bahwa Allah SWT memerintahkan kepada umat Muslim untuk ikhlas dalam beribadah dan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Bahwa kedudukan ibadah lebih tinggi di atas segalanya.
Ayat iyyaka nasta'in dan ihdina shiratal mustakim mengandung pengakuan tentang kelemahan manusia dan keharusan meminta pertolongan kepada Allah SWT.
Kita meminta pertolongan kepada Allah SWT dalam beribadah, dalam setiap doa yang diamalkan setelah sholat.
Sekian penjelasan mengenai Iyyaka Na'budu Wa Iyyaka Nasta'in dalam Surat Al Fatihah ayat 5. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Anda. (IND)
