Arti Karya Musik Daerah Bersifat Anonim dan Ciri-Ciri Musik Daerah

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karya musik daerah bersifat anonim artinya penciptanya tidak diketahui. Musik daerah merupakan musik yang diciptakan dan dimainkan oleh masyarakat suatu daerah atau wilayah. Biasanya, karya musik ini dimainkan menggunakan alat musik tradisional.
Musik daerah mencerminkan tradisi dan budaya dari wilayah musik tersebut berasal. Dibandingkan dengan jenis musik lainnya, musik daerah memiliki ciri khusus, salah satunya menggunakan lirik berbahasa daerah.
Karya Musik Daerah Bersifat Anonim Artinya Penciptanya Tidak Diketahui
Dikutip dari Seni Budaya untuk SMA Kelas X, Sulastianto, dkk (2007:49), beberapa fungsi musik daerah adalah sebagai media ekspresi, media hiburan, media upacara, media komersial, dan sebagai iringan tari.
Karya musik daerah bersifat anonim artinya penciptanya tidak diketahui. Biasanya, karya musik daerah penciptanya tidak dikenal karena yang menciptakan adalah masyarakat pada suatu wilayah secara kolektif.
Umumnya, musik daerah dibuat, dimainkan, dan diajarkan dari satu generasi ke generasi berikutnya tanpa ada pengakuan atas pencipta musik tersebut. Karena diajarkan secara turun-temurun, minim sekali catatan tertulis tentang orang yang menciptakan atau menyempurnakan musik daerah.
Alasan lainnya adalah kebanyakan musik daerah tidak memiliki sistem hak cipta. Musik daerah lebih mengedepankan tradisi dan kearifan lokal yang diwariskan pada generasi berikutnya sehingga dianggap tidak perlu ada nama pencipta musik tersebut.
Ciri-Ciri Musik Daerah
Setiap jenis musik memiliki ciri tertentu yang membedakannya dengan jenis musik lainnya. Berikut adalah beberapa ciri musik daerah.
Umumnya, musik daerah tergolong sederhana.
Syair atau lirik lagu yang digunakan berbahasa daerah. Misalnya, lagu Es Lilin, Bubuy Bulan, dan Cing Cangkeling yang berasal dari Jawa Barat sehingga liriknya menggunakan bahasa Sunda.
Musik daerah diwariskan secara turun-temurun.
Musik daerah menggunakan pola irama yang khas sehingga berbeda dari musik lain. Alunan melodi dan irama musik daerah bersifat sederhana.
Lebih cocok dibawakan dengan iringan alat musik tradisional khas daerah.
Musik daerah biasanya dibawakan atau ditampilkan pada acara-acara tradisional seperti pernikahan, upacara adat, dan sebagainya.
Musik daerah biasanya lebih berfokus pada ekspresi daripada teknik.
Baca juga: Tangga Nada yang Mendominasi Musik Daerah Nusantara
Karya musik daerah bersifat anonim artinya penciptanya tidak diketahui. Musik daerah memiliki ciri khas yang membedakannya dengan jenis musik lain. Salah satu cirinya adalah menggunakan lirik dengan bahasa daerah. (KRIS)
