Arti Kata dan Antonim Pemupukan dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang sangat kaya. Bukan hanya terdiri dari berbagai maamc jenis kosakata dan arti yang dikandungnya, dari satu jenis kata pun bisa berkembang lagi menjadi beberapa hal lainnya, seperti sinonim, antonim, sampai dengan akronim. Kali ini kita akan membahas mengenai antonim, yaitu antonim pemupukan dalam bahasa Indonesia.
Baca Juga: Arti, Antonim, dan Sinonim Ceroboh
Arti Kata dan Antonim Pemupukan dalam Bahasa Indonesia
Salah satu kata yang sering dicari arti dan antonimnya dalam bahasa Indonesia adalah pemupukan. Berikut penjelasan singkat mengenai arti kata dan antonim pemupukan.
Arti Pemupukan
Pemupukan berasal dari kata dasar pupuk. Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dari kata pemupukan adalah proses, perbuatan, cara, memupuk. Pemupukan juga bisa diartikan sebagai usaha untuk menyuburkan tanah, sehingga dapat ditanami tumbuhan dengan baik.
Pemupukan memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga pemupukan dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.
Antonim Pemupukan
Seperti dikutip dari buku Diksi dan Gaya Bahasa, Gorys Keraf, istilah antonimi biasa digunakan untuk menyatakan lawan makna, sedangkan kata yang berlawanan disebut antonim. Antonim diartikan sebagai suatu hubungan semantik antara dua buah satuan ujaran yang maknanya saling bertentangan, kontras, atau berkebalikan antara satu dengan yang lainnya.
Antonim dapat diwujudkan dalam bentuk relasi antar makna yang wujud logisnya sangat berbeda atau bertentangan, seperti benci – cinta; panas – dingin; timur – barat; suami - istri, dan sebagainya.
Dilihat dari arti katanya, lawan kata atau antonim pemupukan adalah:
Defertilisasi (keadaaan tidak subur)
Tidak subur
Tandus
Gersang
Contoh Kalimat Pemupukan
Berikut beberapa contoh kalimat dengan menggunakan kata pemupukan.
Jumlah penyerapan CO2 dari pemupukan CO2 tergantung pada respon yang diberikan hutan terhadap perubahan iklim.
Setelah terbentuk, tanaman hijau yang sudah mulai bertumbuh dapat berkembang tanpa irigasi atau pemupukan, dan pastinya akan tahan terhadap berbagai jenis hama dan penyakit.
Kombinasi teknik, peralatan, pestisida, rotasi tanaman, pemupukan, dan irigasi harus digunakan secara maksimal agar hasil tanaman yang didapatkan juga bisa optimal.
Pemupukan nitrogen tanaman terbukti memiliki dampak positif pada hasil tanaman perkebunan.
Demikian ulasan mengenai arti kata dan antonim pemupukan pada penggunaannya dalam bahasa Indonesia. (DNR)
