Konten dari Pengguna

Arti Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut dari Surat Al Ankabut Ayat 57

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bacaan Surat An Naml Ayat 17. Sumber: RODNAE Productions-Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Bacaan Surat An Naml Ayat 17. Sumber: RODNAE Productions-Pexels.com

Kullu nafsin dzaiqotul maut merupakan potongan ayat dari Surat Al Ankabut yang memiliki arti tentang kematian. Untuk memahami arti dari kullu nafsin dzaiqotul maut, mari kita simak bacaan Surat Al Ankabut ayat 57 berikut ini.

Arti dan Bacaan Surat Al Ankabut Ayat 57

كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ ثُمَّ اِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ - ٥٧

Artinya: Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan.

M. Quraish Shihab dalam bukunya yang berjudul Tafsir Al-Lubab Jilid 3 menjelaskan bahwa Surat Al Ankabut ayat 57 menerangkan tentang cepat atau lambat manusia pasti akan mati sebab setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian, setelah kematian dan kebangkitan dari kubur, hanya kepada Allah SWT manusia dikembalikan. Baik itu manusia mukmin yang sempurna diman dan amalnya maupun yang sekedar beriman tanpa amal saleh. Demikian pula dengan orang kafir (2020: 119). Kemudian, dalam Alquran Surat Al Ankabut ayat 58 ditegaskan bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan membuktikan kemantapan imannya dengan mengerjakan amal saleh secara tulus, serta sungguh-sungguh pasti Allah tempatkan ia di tempat yang indah serta nyaman. Wallahu a’lam bish-shawab.

وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَنُبَوِّئَنَّهُمْ مِّنَ الْجَنَّةِ غُرَفًا تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ نِعْمَ اَجْرُ الْعٰمِلِيْنَۖ - ٥٨

Artinya: Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, sungguh, mereka akan Kami tempatkan pada tempat-tempat yang tinggi (di dalam surga), yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang yang berbuat kebajikan.

Ilustrasi Membaca Doa. Sumber: RODNAE Productions-Pexels.com

Berdasarkan penjelasan tersebut kita paham bahwa setiap yang hidup akan mati. Oleh sebab itu, sebagai hamba Allah yang InsyaAllah beriman, kita perlu memohon agar diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah. Adapun bacaan doa yang dapat kita lafalkan adalah sebagai berikut.

Allahummaj’al Khoiro ‘Umrii Aakhirohu, Wa Khoiro ‘Amalii Khowaatimahu, Wa Khoiro Ayyaamii yauma Alqooka Fiihi.”

Artinya : Ya Allah, jadikanlah sebaik-baiknya umurku adalah umur yang terakhirnya, sebaik-baiknya amalku adalah amal-amal penutupannya dan sebaik-baiknya hariku adalah hari saat aku menghadap-Mu.

Semoga kita menjadi hamba Allah yang senantiasa beriman dan wafat dalam keadaan beribadah. Aamiin Ya Rabbal Alamin. (AA)