Konten dari Pengguna

Arti Masya Allah dan Waktu Penggunaannya yang Tepat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi arti masya allah. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arti masya allah. Sumber: Unsplash

Arti Masya Allah merupakan kalimat baik atau kalimat thoyyibah dalam syariat Islam yang dianjurkan untuk diucapkan umat muslim dalam kondisi tertentu. Dikutip dari buku Akidah Akhlak, Ahmad Kusaeri (2008: 2), kalimat tersebut baiknya diucapkan tiap kali umat muslim melihat sesuatu yang menakjubkan atau saat mengagumi sesuatu. Berdasarkan anjuran tersebut, sudahkah anda tahu apa arti masya allah?

Ketika melihat sesuatu yang membuat kaget, takjub, dan terkagum-kagum atas sesuatu, maka umat muslim sangatlah dianjurkan untuk mengucapkan “Masya Allah” sebagai bentuk pengagungan terhadap Allah SWT. Adapun arti Masya Allah atau Maa Syaa Allah secara bahasa ialah “Segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT”.

Ilustrasi arti masya allah. Sumber: Unsplash

Arti Masya Allah dan Waktu Mengucapkannya yang Tepat

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, arti Masya Allah adalah “Segala yang dikehendaki oleh Allah SWT maka akan terjadi”. Berdasarkan artian tersebut, maka umat muslim yang mengucapkan maa syaa Allah atau masya allah ketika merasa takjub dan kagum atas sesuatu adalah mereka yang tengah mengagungkan Allah SWT sebagai Tuhan yang maha menghendaki segala sesuatu sehingga sesuatu tersebut dapat membuat manusia terkagum-kagum dan merasa takjub atas keagungan-Nya.

Anjuran mengucapkan masya allah ketika melihat sesuatu yang menakjubkan pada dasarnya telah difirmankan oleh Allah SWT dalam surat Al Kahfi ayat 36. Adapun terjemahan ayat yang berisi anjuran mengucap kalimat thoyyibah seperti masya allah tersebut ialah sebagai berikut:

“Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala kamu memasuki kebunmu ‘Maa Syaa Allah, Laa Quwwata Illaa Billah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)’.” (QS. Al Kahfi: 39) (Dikutip dari Al Qur’an dan Terjemahannya, Soenarjo (1971: 450)

Berdasarkan isi firman tersebut, maka diterangkan bahwa mengucapkan maa syaa Allah atau masya Allah berarti umat muslim telah meyakini bahwasanya segala sesuatu itu terwujud atas izin dan kehendak dari Allah SWT selaku Tuhan yang maha menghendaki.

Adapun waktu yang tepat untuk mengucapkan masya Allah ialah saat melihat sesuatu yang indah, elok, luar biasa, dan mengagumkan seperti pemandangan yang indah, hasil karya seni yang estetik, melihat paras suami/istri yang tampan/cantik, dan hal-hal baik lainnya. (HAI)