Arti Muhasabah Diri untuk Pribadi yang Lebih Baik

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai bentuk mencintai diri sendiri, umat muslim perlu melakukan muhasabah diri. Mencintai diri sendiri sebagai hal yang positif tentunya. Mengoreksi diri dan bersyukur atas segala yang telah diterima dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.
Lalu apa arti muhasabah diri untuk pribadi yang lebih baik? Berikut ini penjelasannya dengan mengutip dari berbagai sumber Islam.
Arti Muhasabah diri untuk Pribadi yang Lebih Baik
Dari Surat Al Hasyr ayat 18-19, Allah SWT memerintahkan kita untuk bermuhasabah diri:
(18) وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ أُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (19)
Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.”
Arti dari Muhasabah diri adalah melakukan perbaikan atau introspeksi diri akibat melakukan kesalahan baik yang disengaja atau tidak disengaja. Muhasabah dilakukan kepada Allah SWT, manusia lainnya dan diri sendiri.
Muhasabah diri perlu dilakukan karena kelak, segala perbuatan akan dipertanggunjawabkan di hari akhir nanti.
Cara melakukan Muhasabah Diri untuk pribadi yang lebih baik:
Meluruskan Niat dan Memantapkan Hati
Melaksanakan sholat taubat
Melakukan perbuatan baik
Evaluasi diri dengan meminta saran/pendapat dari orang-orang yang mengenal diri kita.
Semoga artikel ini bermanfaat.(IJS)
