Arti Mumayyiz bagi Anak yang Beragama Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap umat Islam wajib melaksanakan ibadah. Apabila ibadah ditinggalkan secara sengaja, maka akan mendapatkan dosa yang akan diganjar dengan masuk neraka Allah kelak di akhirat. Ibadah juga perlu diajarkan kepada anak-anak sejak kecil, agar anak mengetahui pentingnya ibadah kepada Allah.
Salah satunya adalah diperintahkan kepada anak yang sudah mumayyiz untuk melaksanakan ibadah, terutama shalat. Lantas apa arti mumayyiz dan kenapa anak-anak pada fase tersebut diperintahkan untuk beribadah? Berikut penjelasannya.
Arti Mumayyiz
Adapuan arti mumayyiz yang dikutip dari buku berjudul Fiqih Islam wa Adilatuhu karangan Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili (2021: 450) mumayyiz memiliki arti anak yang telah berusia 7 tahun yang diwajibkan melaksanakan ibadah karena sudah dapat membedakan antara hal baik dan hal buruk, serta dapat membedakan mana yang bermanfaat dan mana yang membahayakan. Mereka sudah merasa malu ketika tidak menutup aurat.
Adapaun anjuran untuk memerintahkan shalat kepada anak mumayyiz yang dijelaskan Amr bin Syu’aib, dari bapaknya dari kakeknya radhiyallahu ‘anhu, beliau meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Perintahkan anak-anak kalian untuk mengerjakan shalat ketika mereka berumur 7 tahun. Pukul mereka jika tidak mengerjakannya ketika mereka berumur 10 tahun. Pisahkanlah tempat-tempat tidur mereka.” (HR. Abu Daud no. 495)
Anak-anak mumayyiz sudah mengetahui bahwa shalat 5 waktu itu wajib dan apabila tidak dilakukan akan mendapat dosa. Selain itu anak-anak mumayyiz harus diajarkan dan dibiasakan bagaimana tata cara wudhu, shalat dan berdoa secara benar.
Perintah ini datang langsung dari Allah SWT dalam Surat At Tahrim ayat 6 yang artinya,
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
Namun perlu diperhartikan bahwa mumayyiz berbeda dengan anak-anak yang sudah akil baligh. Sebagian besar orang tua masih belum memahami perbedaan antara mumayyiz dan baligh. Apabila anak-anak mumayyiz tidak melaksanakan kewajibannya, maka masih dapat dimaklumi. Sementara anak-anak yang sudah baligh diwajibkan untuk melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah.
Mengetahui arti mumayyiz dapat dijadikan pembelajaran bagi orang tua untuk mengajarkan secara detail tentang bagaimana cara ibadah dan sebab akibat apabila tidak melakukannya. (MZM)
