Konten dari Pengguna

Arti Nuzulul Quran yang Harus Dipahami Umat Muslim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi arti Nuzulul Quran, sumber: www.pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arti Nuzulul Quran, sumber: www.pexels.com

Nuzulul Quran menjadi salah satu keistimewaan yang ada di dalam bulan suci Ramadhan. Di Indonesia, peringatan malam Nuzulul Quran biasanya diperingati pada tanggal 17 Ramadhan dengan acara dzikir akbar. Malam Nuzulul Quran adalah malam yang sangat bermakna bagi umat Muslim di seluruh dunia. Malam dimana wahyu Al-Qur’an pertama kali turun kepada baginda Rasulullah SAW. Utamanya jika malam itu tiba maka perbanyaklah beribadah kepada Allah SWT, agar memperoleh pahala yang berlipat ganda. Lantaran pentingnya peristiwa Nuzulul Quran bagi sejarah peradaban Islam, alangkah baiknya jika para umat Muslim mempelajari arti Nuzulul Quran sebagai salah satu peristiwa paling bersejarah bagi Rasulullah SAW.

Arti Nuzulul Quran sebagai Peristiwa yang Bersejarah bagi Rasulullah SAW dan Umat Muslim

Ilustrasi arti Nuzulul Qur'an

Dikutip dari Kamus Kontemporer Arab-Indonesia (1996:1905), secara etimologi kata nuzul (Bahasa Arab: berasal dari Nazala) memiliki arti turun, jatuh, keadaan turun, tinggal sementara, dan hal yang menimpa. Kemudian arti terminologis nuzul yaitu turunnya Al-Qur’an kepada Rasulullah SAW. Al-Qur’an turun dibawa oleh Malaikat Jibril ke bumi. Seperti yang sudah tertera dalam Kamus Komtemporer Arab-Indonesia, arti Nuzulul Quran yang saat ini diketahui oleh masyarakat adalah betul secara terminologis.

Dikutip dari Pengantar Ulumul Qur'an karya Dr. Zainal Arifin, M.A. (2018:11), apabila sebagai Al-Kalâm An-Nafsi maka turunnya ialah informasi yang diperoleh baik berupa tulisan yang terdapat di Al-Lauh Al- Mahfûdz ataupun di Bait Al-Izzah di As-Samâi Ad-Dunya, atau melalui lafaz saat ia turun ke hati Nabi Muhammad SAW. Apabila Al-Qur'an dimaksud dengan lafaz maka turunnya Al-Quran artinya penetapannya di dalam hati Nabi Muhammad SAW atau penetapannya yang terdapat di Al-Lauh Al-Mahfûdz ataupun di Bait Al-Izzah.

Perbedaan pendapat terjadi di kalangan para ulama, ada yang berpendapat bahwa Al-Qur’an diturunkan sekaligus, namun ada juga yang berpendapat bahwa Al-Qur’an diturunkan berangsur-angsur. Mukatil bin Haiyan, Al-Hulaimi dan Al-Mawardi berpendapat bahwa Al-Qur’an turun 20 atau 23 atau 25 malam Al-Qadar. Setiap malam diturunkan sesuai dengan keinginan Allah lalu diturunkan secara berangsur-angsur kepada Rasulullah selama setahun penuh sesuai dengan kebutuhan manusia. As-Sa’by berpendapat bahwa Al-Qur'an mulai diturunkan pada malam Al-Qadar kemudian turun setelah itu secara berangsur kepada Rasulullah Muhammad. Terakhir adalah beberapa ulama yang menganut bahwa Al-Qur’an diturunkan sekaligus pada malam Al-Qadar di bulan Ramadhan.

Demikian pembahasan mengenai arti Nuzulul Quran yang harus dipahami oleh umat Muslim. Mari tingkatkan ibadah di bulan Ramadhan yang pebuh keberkahan ini. (RHM)