Konten dari Pengguna

Arti Penting dari Pembelajaran Sejarah Kehidupan Zaman Praaksara

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti Penting Sejarah Kehidupan Zaman Praaksara, Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Arti Penting Sejarah Kehidupan Zaman Praaksara, Foto:Unsplash

Sebelum mengenal agama, kehidupan masyarakat Indonesia terlebih dahulu berada pada masa Praaksara. Arti penting dari pembelajaran tentang sejarah kehidupan zaman Praaksara adalah kesadaran akan asal usul manusia. Simak ulasannya melalui tulisan berikut ini.

Praaksara terdiri dari dua kata, pra dan aksara. Pra artinya sebelum, sedangkan aksara adalah tulisan. Diambil dari buku Explore Ilmu Pengetahuan Sosial Jilid 1 untuk SMP/MTs Kelas VII yang disusun oleh Mulya, Yuliana, Nina Andini (2019:177), zaman Praaksara adalah masa kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan.

Arti Penting Sejarah Kehidupan Zaman Praaksara

Ilustrasi Arti Penting Sejarah Kehidupan Zaman Praaksara Foto:Unsplash

Arti penting dari pembelajaran tentang sejarah kehidupan zaman Praaksara adalah kesadaran akan asal usul manusia. Sebab dengan mempelajari kehidupan masyarakat Indonesia di zaman Praaksara, kita dapat mengetahui jenis-jenis manusia purba dan perkembangan aspek kehidupan pada masa Praaksara. Selain itu akan diketahui pula mengenai persebaran nenek moyang bangsa Indonesia.

Zaman Praaksara ditandai dengan tidak ditemukannya data-data tertulis mengenai peristiwa yang terjadi di masa lampau. Berakhirnya masa Praaksara ditentukan sejak manusia mengenal tulisan. Berakhirnya zaman Praaksara berbeda-beda dalam tiap bangsa.

Bangsa Indonesia mengakhiri masa Praaksara sekitar abad ke-5 Masehi. Hal tersebut dibuktikan dengan penemuan Prasasti Yupa, yaitu batu bertulis peninggalan Kerajaan Hindu Kutai yang terdapat di Muara Kaman, Kalimantan Timur. Sumber sejarah yang membantu penggambaran zaman Praaksara antara lain;

  • Fosil.

Fosil merupakan sisa-sisa, jejak, atau cetakan dari mahluk hidup (manusia, binatang, tanaman) yang membantu dan terawetkan dalam lapisan bumi selama berjuta-juta tahun.

  • Artefak.

Artefak adalah benda atau pecahan benda kecil yang dibuat dan digunakan oleh manusia pada masa Praaksara sebagai alat-alat perlengkapan hidup.

Arti Penting Pembelajaran Sejarah Kehidupan Zaman Praaksara, Foto:Unsplash

Membahas zaman Praaksara tentu belum lengkap jika tidak membicarakan manusia purba. Adapun jenis-jenis manusia purba Indonesia yang hidup di zaman Praaksara adalah sebagai berikut,

  • Manusia Besar (Meganthropus).

Manusia purba yang disebut Megantropus paleojavanicus (manusia raksasa dari Jawa) ditemukan di Sangiran pada tahun 1936 dan 1941. Meganthropus hidup dengan cara mengumpulkan bahan makanan dari tumbuhan.

  • Manusia Kera Berjalan Tegak (Pithecanthropus).

Jenis Pithecantropus banyak ditemukan di sekitar Bengawan Solo dan Mojokerto. Pithecanthropus dikenal sebagai pemakan segala.

  • Homo Sapiens.

Fosil Homo sapiens dengan bentuk fisik yang sudah menyerupai manusia saat ini, ditemukan di lembah Bengawan Solo dan Tulungagung.

Arti penting dari pembelajaran tentang sejarah kehidupan zaman Praaksara adalah kesadaran akan asal usul manusia. Dengan menyadari akar kita berasal, maka akan tumbuh kesadaran untuk melestarikan tradisi dan budaya para leluhur. Hal tersebut merupakan bentuk nyata dari cinta tanah air.(DK)