Arti Prinsip Kehematan dalam Penggunaan Diksi dalam Kalimat Efektif

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menulis yang baik dan dapat dimengerti tidak selalu mudah. Namun, hal tersebut bisa dipelajari. Salah satunya dengan memahami bahwa kalimat efektif memiliki prinsip kehematan dalam penggunaan diksi artinya tidak menggunakan kata secara berlebihan.
Bagaimanapun juga, makna dari kalimat tersebut juga harus diperhatikan. Jadi prinsip di atas tak boleh mengurangi atau mengubah makna kalimat.
Arti Kalimat Efektif Memiliki Prinsip Kehematan dalam Penggunaan Diksi
Menurut buku Menyusun Kaimat Efektif dengan CII, Waginah Dwi Nuryaningsih (2021: 15), arti kalimat efektif ialah kalimat yang dapat menyampaikan pesan, gagasan, ide, dan perasaan penulis kepada pembaca dengan tepat sehingga penyampaian serta penerimaan berlangsung sempurna.
Dalam bahasa Indonesia, seorang penulis harus memperhatikan berbagai prinsip untuk membuat kalimat efektif. Salah satunya adalah prinsip kehematan dalam penggunaan diksi atau pilihan kata.
Kalimat efektif memiliki prinsip kehematan dalam penggunaan diksi artinya tidak menggunakan pilihan kata secara berlebihan sehingga terkesan boros dan mengulang-ulang. Meskipun demikian, prinsip ini tetap memperhatikan makna dari kalimat tersebut.
Dengan demikian, penghematan kata dalam kalimat tak boleh membuat makna berubah. Hal ini disebabkan perubahan makna akan menimbulkan penyampaian serta penerimaan terganggu. Terganggunya kedua hal tersebut akan berlawanan dengan pengertian kalimat efektif yang telah disebutkan sebelumnya.
Prinsip Kalimat Efektif Lainnya dalam Bahasa Indonesia
Selain penghematan diksi, ada berbagai prinsip dalam kalimat efektif lain yang perlu diperhatikan. Berikut di antaranya.
Kata-kata yang digunakan harus membuat kalimat tersebut dapat diterima oleh akal pikiran atau logis
Mempunyai unsur pokok yang bisa membentuk suatu kalimat, minimal subjek dan predikat
Ada penekanan pada ide pokok dalam suatu kalimat
Ada struktur kalimat yang bervariasi
Menggunakan ejaan yang terbaru
Ada kesejajaran bentuk bahasa
Tidak menimbulkan tafsir yang berbeda antar penerima
Informasi yang disampaikan dalam kalimat tak terpecah-pecah
Kalimat disusun secara sistematis
Baca juga: 5 Ciri-Ciri Kesepadanan dalam Kalimat Sesuai Kaidah Penulisan
Sebagian orang bisa saja merasa kesulitan untuk menerapkan prinsip-prinsip tersebut. Namun kesulitan ini akan berkurang seiring meningkatnya frekuensi belajar menggunakan kalimat efektif.
Jadi dalam bahasa Indonesia, kalimat efektif memiliki prinsip kehematan dalam penggunaan diksi artinya tidak menggunakan pilihan kata secara boros. Prinsip ini harus diterapkan dengan tetap memperhatikan makna dari kalimat tersebut. (LOV)
