Arti Sifat Qiyamuhu Binafsihi bagi Umat Muslim

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ajaran Islam, rukun iman yang pertama adalah Iman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Untuk itu, setiap umat muslim wajib meyakini dengan sepenuh hati, memahami dan mengamalkan sifat-sifat Allah. Ada 20 sifat wajib bagi Allah, salah satunya sifat qiyamuhu binafsihi artinya berdiri sendiri. Apa makna sifat itu bagi Umat Muslim?
Arti Sifat Qiyamuhu Binafsihi bagi Umat Muslim
Sifat Qiyamuhu Binafsihi merupakan satu dari 20 sifat wajib Allah sebagai yang Maha Sempurna, Maha Pencipta, Maha Kuasa, Maha Bijaksana dan lainnya. Dikutip dari buku Panduan Pintar Anak Muslim, Irwan Rouf (2012:11), qiyamuhu binafsihi artinya berdiri sendiri. Allah SWT menciptakan alam semesta, membuat takdir, menciptakan surga dan neraka, dan lain sebagainya, tanpa memerlukan bantuan makhluk apapun. Mustahil memerlukan pertolongan.
Dari arti Qiyamuhu Binafsihi, Yang Maha Berdiri Sendiri, tidak memerlukan bantuan dari makhluk yang diciptakannya, umat muslim harus meyakini sifat wajib tersebut.
Sifat Qiyamuhu Binafsihi artinya berdiri sendiri ini dijelaskan dalam Alquran, surah Al-Ankabut ayat 6:
وَمَنْ جَاهَدَ فَاِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهٖ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ
Wa man jaahada fa innamaa yujaahidu linafsih, innalloha laghoniyyun ‘anil-‘aalamiin
Artinya:
“Dan barang siapa berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu untuk dirinya sendiri. Sungguh, Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.”
Dikaitkan dengan keyakinan umat Islam untuk memercayai sifat wajib Allah, apa pun yang dilakukan adalah semata-mata untuk dirinya sendiri sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, dengan tujuan menjadi hamba Allah dan pengikut Rasulullah SAW yang tawadhu dan istiqomah. Sifat Allah Qiyamuhu Binafsihi artinya Berdiri Sendiri, dapat diamalkan dalam ibadah dan keseharian setiap umat muslim.(IJS)
