Arti Sifat Tabligh dalam Islam yang Dimiliki Rasulullah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia terbaik dan pilihan Allah SWT. Selain sebagai nabi, baliau juga ditunjuk Allah sebagai rasul untuk memberi petunjuk, membawa kabar gembira dan memberi peringatan terhadap manusia.
Berbeda dengan manusia biasa, Rasulullah memiliki sifat-sifat yang melekat padanya dan menjadi sifat yang wajib dimiliki rasul-rasul Allah. Salah satu sifat rasul Allah adalah tabligh. Lantas apa itu tabligh? Berikut penjelasannya.
Arti Sifat Tabligh yang Dimiliki Rasulullah
Adapun arti tabligh yang dimiliki Rasulullah dikutip dari buku berjudul Pendidikan Karakter: Mengembangkan Karakter Anak yang Islami karangan Ridwan Abdullah Sani dan Muhammad Kadri (2016: 60) seorang rasul harus memiliki sifat tabligh yang artinnya menyampaikan semua yang diwahyukan Allah kepadanya. Sifat tabligh dinyatakan dalam Surat Al Maidah ayat 67 yag artinya,
Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”
Tabligh mengandung arti bahwa semua risalah Allah yang ditujukan kepada manusia harus disampaikan rasul Allah. Tidak ada yang boleh disembunyikan, walaupun hal tersebut adalah teguran Allah. Seperti dalam Surat Al Jinn ayat 23 yang artinya,
“Akan tetapi (aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya baginyalah neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.”
Rasul, terutama Rasulullah bertugas menyampaikan kebenaran kepada manusia agar menyembah kepada Allah. Sebagaimana dinyatakan dalam Surat Al A’raf ayat 158 yang artinya,
Katakanlah: "Hai manusia sesungguhnya aku (Muhammad) adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk".
Dari penjelasan di atas sifat tabligh yang dimiliki Rasulullah adalah menyampaikan akan kebenaran Allah yang perlu disampaikan kepada manusia. Namun tugas rasul hanya menyampaikan, bukan memaksa seperti kejadian dari paman Rasaulullah Abu Thalib yang percaya padanya namun tidak menyembah Allah SWT. (MZM)
