Konten dari Pengguna

Arti Subhanallah dan Keutamaan Waktu Mengucapkannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti subhanallah. Sumber: pexels/david mceachan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti subhanallah. Sumber: pexels/david mceachan

Arti subhanallah adalah Maha Suci Allah. Subhanallah adalah salah satu kalimat zikir yang sesungguhnya sangat ringan diucapkan, tetapi banyak umat muslim yang tidak tahu atau belum sepenuhnya memahami maknanya.

Kalimat zikir subhanallah bukan hanya "subhanallah". Rasulullah saw. bersabda, "sangat ringan diucapkan, sangat disukai Allah, dan sangat berat dalam timbangan kebaikan, yaitu subhanallah walhamdulillah."

Arti Subhanallah

Ilustrasi Arti subhanallah. Sumber: pexels/konevi

Mengutip buku Shihab & Shihab Edisi Ramadhan, Moh. Quraish Shihab, Najwa Shihab (2019), dari segi bahasa, Subhana terambil dari kata sabbaha. Sabbaha itu artinya menjauh.

Ketika umat Muslim berkata subhanallah maka berarti menjauhkan Allah dari segala bentuk keburuan dan kekurangan. Sehingga, umat Muslim berkata "Maha Suci Allah. Suci itu benar, indah, dan baik." Makna itu baru dinamai "suci".

Dengan Maha Indah Allah, Maha Baik Allah, tidak ada keburukan sedikitpun dari Allah, Maha Benar Allah. Kesimpulan arti subhanallah, adalah Maha Suci Allah.

Alquran mengisyaratkan bahwa keutamaan waktu pengucapan bacaan subhanallah dalam dua keadaan pokok.

Yang pertama, kalau ada sesuatu yang sangat mengagumkan. Ketika Nabi bermi'raj, Allah memulainya dengan subhanalladzi asra bi 'abdihi lailan...dst.

"Hei, jangan duga hanya begitu yang mampu Allah lakukan. Itu sangat indah memang, tapi Allah bisa lebih daripada itu kalau Dia mau. Hei, jangan duga bahwa itu bohong. Tidak. Allah Maha Suci dari kebohongan".

Yang kedua, kata subhan itu diucapkan waktu ada sesuatu yang aneh, tidak benar. Ketika Nabi Isa "ditanya" oleh Allah: a anta qulta linnasi ittakhidzuni wa ummiya ilahaini.

"Apakah kamu yang memberi tahu manusia jadikan aku dan ibuku sebagai Tuhan. Nabi Isa menjawab, Subhanaka, ya Allah, Maha Suci Engkau, aku tidak bisa mengatakan itu."

Jadi, kalau melihat sesuatu yang indah, ucapkan subhanallah. Melihat keindahan, subhanallah. Namun, tetap kaitkan dengan Allah karena kalau mengaitkan dengan Allah, umat muslim dapat terhindar dari keburukan.

Baca Juga: Bacaan Subhanallah dan Anjuran Mengamalkannya

Demikian sedikit uraian arti subhanallah. Bacaan subhanallah harus diucapkan sesuai pada tempatnya, jangan sekali-kali beranggapan bahwa ada sesuatu yang buruk dari Allah.

(ARD)