Arti Surat Al Baqarah Ayat 10 untuk Dipahami Umat Muslim

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat Al Baqarah merupakan surat kedua dalam kitab suci umat Islam, Alquran. Surat ini memuat banyak firman Allah SWT yang berisi perintah serta larangan-Nya. Kira-kira apa, ya arti dari Surat Al Baqarah ayat 10? Daripada menduga-duga, mari simak bacaan Surat Al Baqarah ayat 10 berikut ini.
Bacaan dan Arti Surat Al Baqarah Ayat 10
فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌۙ فَزَادَهُمُ اللّٰهُ مَرَضًاۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ ۢ ەۙ بِمَا كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ - ١٠
Artinya: Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih, karena mereka berdusta.
Itulah bacaan dan arti Surat Al Baqarah ayat 10 yang dilansir dari quran.kemenag.go.id. Ketika mempelajari Alquran seorang muslim tidak dapat sesuka hati menafsirkan arti dari setiap ayatnya. Belajar agama dalam ajaran Islam dianjurkan untuk belajar bersama gurunya seperti ustaz, guru agama, atau guru ngaji yang InsyaAllah lebih paham dari kita dan mampu membimbing kita. Oleh sebab itu, pada pembahasan tentang arti atau makna dari Surat Al Baqarah ayat 10, kita akan menyimak penjelasan yang disampaikan oleh Prof. DR. H. A. Rusdiana, M. M. dalam bukunya yang berjudul “Organisasi Lembaga Pendidikan”.
Berdasarkan bacaan di atas dapat dipahami bahwa arti dari Al Baqarah ayat 10 adalah dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih karena mereka berdusta. Rusdiana (2021: 195) menjelaskan bahwa penyakit hati tersebut diartikan sebagai sifat kedengkian, iri hati, dan dendam terhadap orang lain. Sifat dan perasaan ini kemudian menjadikan seseorang senantiasa merasa terancam oleh hal yang sesungguhnya dapat dihindari. Naudzubillah min dzalik, ya?
Bila seseorang memiliki penyakit hati tersebut, ia akan merasa stres sebab kedengkian, iri hati, serta dendam dapat memicu stress. Semoga Allah SWT menghapuskan penyakit hati yang ada pada diri ini dan membuat hati ini menjadi hati yang damai serta tenang di jalan-Nya. Aamiin Ya Rabbal Alamin. (AA)
