Arti Surat Al-Fatihah Lengkap dengan Bacaan Arab dan Latinnya

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat yang temasuk rukun shalat, sering kita dengar ketika mengirimkan doa pada sesama umat dan merupakan surat pembuka dalam kitab suci Alquran yakni Al–Fatihah. Rupanya selain memiliki banyak fadilah serta keutamaan bagi pembacanya, surat ini memiliki kandungan berbagai nilai pendidikan di dalam surat tersebut.
Menurut Ibrahim Hasan (2017: 71) dalam surah Al–Fatihah terkandung 4 jenis nilai pendidikan yang berbeda, yaitu
nilai pendidikan keimanan
nilai pendidikan ibadah
nilai pendidikan syariah
dan nilai pendidikan kisah.
Berikut ini ulasan dari arti surat Al-Fatihah lengkap agar memudahkan untuk menggali nilai pendidikan yang telah dipaparkan oleh Ibrahim Hasan, berikut ulasannya.
Arti Surat Al-Fatihah
Surat Al-Fatihah Ayat 1 – 10
Ayat ke-satu
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ - ١
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Ayat ke-dua
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ - ٢
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam,
Ayat ke-tiga
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ - ٣
Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,
Ayat ke-empat
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ - ٤
Pemilik hari pembalasan.
Ayat ke-lima
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ - ٥
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.
Ayat ke-enam
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ - ٦
Tunjukilah kami jalan yang lurus,
Ayat ke-tujuh
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ - ٧
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Nilai pendidikan keimanan terdapat pada ayat pada ayat 1 sampai 4. Pada ayat-ayat tersebut mengingatkan kita agar beriman kepada Allah.
Kedua, nilai pendidikan ibadah terkandung di ayat 5, yakni setiap perbuatan terpuji semata-mata hanya ditunjukkan untuk Allah.
Ketiga, nilai pendidikan syari’ah berada pada ayat ke 6. Pada ayat ini menyebutkan sebagai hamba Allah yang membutuhkan hukum atau jalan yang lurus mengenai lika dan liku kehidupan di dunia. Jalan yang lurus disini dimaknai syar’iah.
Terakhir ayat ke 7, nilai pendidikan kisah. Pada ayat tersebut dijelaskan kisah antara orang-orang yang mendapat nikmat, orang-orang yang dimurkai dan orang-orang yang tersesat sehingga dari kisah itu kita bisa memetik pembelajaran. (KPS)
