Konten dari Pengguna

Arti Surat Al Ikhlas dan Bacaan Surat Pendek untuk Shalat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Membaca Arti Surat Al Ikhlas dan Surat Pendek. Sumber: Dreamstime.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Membaca Arti Surat Al Ikhlas dan Surat Pendek. Sumber: Dreamstime.com

Arti Surat Al Ikhlas memiliki makna tentang ketauhidan. Berdasarkan ajaran Islam, tauhid itu sendiri memiliki makna menjadikan Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang patut disembah. Oleh sebab itu, mengimani Surat Al Iklhas adalah salah satu cara untuk meyakini bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa.

Arti Surat Al Ikhlas

Berikut adalah bacaan dan arti Surat Al Ikhlas yang bisa Anda lafalkan setiap sholat, pagi hari, sore hari, bahkan sebelum tidur.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ - ١

qul huwallāhu aḥad

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ - ٢

allāhuṣ-ṣamad

Allah tempat meminta segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ - ٣

lam yalid wa lam yụlad

(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ - ٤

wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.”

Karena hanya memiliki empat ayat, Surat Al Ikhlas kerap menjadi surat favorit untuk dibaca ketika sholat. Selain itu, Surat Al Ikhlas mudah untuk dihafalkan oleh anak-anak yang baru belajar menghafalkan Alquran. Namun, untuk memperkaya hafalan dan bacaan surat pendek saat sholat, bisa dicoba untuk membaca Surat Ad Duha berikut ini.

Bacaan Surat Ad Dhuha

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

وَالضُّحٰىۙ - ١

Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah),

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ - ٢

dan demi malam apabila telah sunyi,

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىۗ - ٣

Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,

وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ - ٤

dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.

وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰىۗ - ٥

Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ - ٦

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),

وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ - ٧

dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk,

وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰىۗ - ٨

dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

فَاَمَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْۗ - ٩

Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

وَاَمَّا السَّاۤىِٕلَ فَلَا تَنْهَرْ - ١٠

Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik(nya).

وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ ࣖ - ١١

Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).

Surat Ad Dhuha di atas bisa Anda baca setelah membaca Surat Al Fatihah setiap kali Sholat Fardhu bahkan di saat Sholat Dhuha. Selamat menunaikan ibadah! (AG)