Konten dari Pengguna

Arti Surat Al Zalzalah Ayat 3 Beserta Kandungan Isinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat Al Zalzalah ayat 6. Sumber: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Surat Al Zalzalah ayat 6. Sumber: pixabay.com

Surat Al Zalzalah adalah salah satu suratan pendek yang terdapat di dalam Alquran. Al Zalzalah memiliki arti kegoncangan dan tediri dari delapan ayat. Mayoritas ulama di seluruh dunia berpendapat bahwa surat Al Zalzalah turun sebelum Rasulullah SAW melakuakn hijrah ke Madinah. Oleh karena itulah, surat ini termasuk ke dalam surat Makkiyah. Arti surat Al Zalzalah ayat 3 penuh perlu dipahami oleh setiap muslim.

Arti Surat Al Zalzalah Ayat 3

Berikut adalah arti surat Al Zalzalah yang perlu Anda ketahui.

وَقَالَ الْاِنْسَانُ مَا لَهَاۚ - ٣

Artinya, “Dan manusia bertanya, ‘Apa yang terjadi pada bumi ini?’”

Kandungan Isi Surat Al Zalzalah

Surat Al Zalzalah ayat 6. Sumber: pixabay.com

Menurut buku Sekelumit Kandungan Isi Al Quran karya Ahmad Hamid (2015:105), surat Al Zalzalah memiliki nama lain, yaitu Al Zilzal dan Idza Zulzilat. Adapun asbabun nuzul dari surat Al Zalzalah adalah orang-orang kafir yang bertanya tentang hari kiamat dan hari perhitungan. Oleh karena itulah, Allah SAW menurunkan surat ini. Dijelaskan kepada mereka mengenai tanda-tanda hari kiamat supaya mereka mengetahui bahwa hari kiamat hanya Allah SWT yang tahu kapan datangnya.

Adapun isi kandungan surat Al Zalzalah antara lain adalah sebagai berikut.

  • Surat Al Zalzazalah berbicara tentang kondisi mencekam hari kiamat dan betapa dahsyatnya hari itu datang.

  • Di antara tanda tibanya hari kiamat, bumi berguncang dengan guncangan yang sangat keras dan gempa melanda sedahsyat-dahsyatnya.

  • Begitu hebatnya guncangan yang terjadi di bumi hingga keluarlah semua isinya baik jasad-jasad makhluk yang terkubur maupun barang tambang.

  • Surat Al Zalzalah menggambarkan kepanikan manusia menghadapi hari kiamat.

  • Pada hari kiamat, bumi akan menceritakan beritanya. Menjadi saksi atas kebaikan dan keburukan yang dilakukan oleh manusia.

  • Setelah manusia dibangkitkan dari kubur, mereka akan menuju ke yaumil mahsyar untuk dihisab dan nantinya manusia akan tercerai berai dalam kondisi bermacam-macam; ada yang bahagia, ada yang celaka.

  • Setiap amal kebaikan yang dilakukan oleh manusia sekecil apapun akan mendapatkan balasan. Begitu pula dengan amal keburukan.

(Anne)