Arti Takbiran beserta Keutamaan, Dalil, dan Bacaan Lengkapnya

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Takbiran adalah salah satu ritual yang dilakukan oleh umat Muslim untuk mengagungkan asma Allah SWT dan meyakini bahwa tidak ada mahkluk lain di alam semesta ini yang lebih sempurna dan agung dari-Nya. Dengan menyerukan takbir, maka kita telah mengakui bahwa kedudukan Allah SWT sangat mulia dan tidak ada yang lebih baik dari siapapun. Bacaan takbir dapat dilafadzkan sebagai bagian dari dzikir sehari-hari. Selain itu, bacaan ini juga diutamakan untuk dibaca dalam rangka menyambut Hari Idul Fitri. Umumnya, umat Muslim melakukan takbiran secara bersama-sama di masjid atau takbir keliling. Sebelum melakukan takbir menjelang lebaran, alangkah lebih baik jika kamu mengetahui arti takbiran.
Arti Takbiran beserta Keutamaan, Dalil, dan Bacaan Lengkapnya
Takbiran itu sendiri terbagi menjadi dua macam, yakni takbir muqayyad dan takbir mursal. Takbir mursal merupakan takbir yang dapat dibaca tanpa terikat waktu, namun lebih dianjurkan dilakukan sepanjang malam, seperti takbir pada malam Idul Fitri atau Idul Adha.
Sedangkan takbir muqayyad merupakan takbiran yang memiliki batasan waktu, seperti takbir yang dibaca setelah selesai sholat lima waktu selama hari Idul Adha, ataupun hari tasyrik, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Mengutip buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq oleh Al-Faifi (2013), keutamaan takbiran sangat banyak, salah satunya adalah untuk menyempurnakan puasa yang telah dilakukan selama bulan Ramadhan.
Selain itu, umat Muslim juga akan diberi kemudahan untuk mencari rejeki dan senantiasa dilindungi pada jalan kebenaran. Oleh karena itu, jangan sampai melewatkan takbiran menjelang hari Idul Fitri agar keutamaan yang didapatkan semakin besar.
Dalil tentang Takbiran
Allah SWT berfirman:
“…Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (puasa) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu.” (Qs. Al Baqarah: 185).
Dari ayat tersebut, dapat diketahui bahwa setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, umat Islam disyariatkan untuk mengagungkan Allah SWT dengan cara takbiran.
Ibn Abi Syaibah meriwayatkan: "Rasulullah keluar rumah menuju lapangan, lalu beliau bertakbir hingga tiba di lapangan. Beliau tetap bertakbir sampai sholat selesai. Setelah menyelesaikan sholat, beliau menghentikan takbir. (HR. Ibn Abi Syaibah dalam Al Mushannaf 5621).
Bacaan Takbiran Lengkap
Berikut adalah bacaan dan arti takbiran Idul Fitri yang lengkap:
اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
Latin:
Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.
Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar.....
Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa,...
wasubhaanallaahi bukrataw - wa ashillaa.
Laa - ilaaha illallallahu walaa na'budu illaa iyyaahu
Mukhlishiina lahuddiin
Walau karihal - kaafiruun
Walau karihal munafiqun
Walau karihal musyriku
Laa - ilaaha - illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah, - wa - a'azza - jundah, wahazamal - ahzaaba wahdah.
Laa - ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.
Artinya:
Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar.
Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Mahabesar.
Allah Mahabesar dan segala puji hanya bagi Allah
Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar
Allah maha besar dengan segala kebesaran,
Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,
Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.
Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.
Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.
Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa arti takbiran menurut Islam adalah suatu bacaan yang menyerukan kebesaran Allah yang dapat membawa banyak manfaat, seperti memperbaiki kualitas puasa Ramadhan, memudahkan rezeki, dan lain sebagainya.
(DLA)
