Arti Tunadaksa dan Jenis Disabilitas Lainnya dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di dalam KBBI, arti tunadaksa adalah cacat tubuh. Dengan kata lain, tunadaksa adalah salah satu jenis disabilitas fisik. Disabilitas fisik adalah gangguan fungsi gerak karena amputasi, lumpuh layuh, paraplegia, dan lain-lain.
Selain tunadaksa, tentu saja ada berbagai jenis disabilitas lainnya yang menarik untuk diketahui. Apa sajakah itu?
Arti Tunadaksa dan Jenis Disabilitas Lainnya
Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring pada laman kbbi.kemdikbud.go.id, disabilitas adalah orang yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama sehingga mengalami hambatan dan kesulitan dalam berinteraksi dengan lingkungan, dan menyebabkan keterbatasan dalam melaksanakan tugas atau kegiatan sehari-hari.
Disabilitas banyak jenisnya. Salah satunya adalah tunadaksa yang merupakan disabilitas fisik yakni kelainan ortopedik atau salah satu bentuk disabilitas berupa gangguan fungsi normal pada tulang, otot, dan persendian yang mungkin karena bawaan sejak lahir, penyakit atau kecelakaan sehingga perlu alat bantu.
Selain tunadaksa, disabilitas fisik dibagi menjadi empat jenis. Semua jenis disabilitas fisik adalah tunanetra, tunarungu, tunawicara, dan tunadaksa.
Seperto yang sudah diketahui bahwa arti tunadaksa di KBBI adalah cacat tubuh. Sedangkan arti jenis disabilitas fisik lain adalah sebagai berikut.
1. Tunanetra
Etimologi: [Sanskerta तुन्न tunna 'sakit, kurang' dan नेत्र netra 'mata, pemandu, pemimpin']
a tidak dapat melihat; buta
2. Tunarungu
a tidak dapat mendengar; tuli
3. Tunawicara
a tidak dapat berbicara; bisu
4. Tunadaksa
a cacat tubuh
Disabilitas fisik berkaitan dengan kesehatan fisik dan mental karena masalah yang dihadapi penyandang disabilitas tidak hanya fisik namun psikologis yang dapat mempengaruhi kesehatan.
Akibat dari kelainan dan kerusakan tubuh menyebabkan berbagai hambatan dalam kehidupan individu disabilitas fisik, seperti kesulitan beraktivitas, komunikasi, penyesuaian diri, penyesuaian sosial, kepercayaan diri, gangguan belajar, keterampilan, dan pekerjaan.
Karena keterbatasan fisik yang dialami, penyandang disabilitas mengalami pengucilan sosial, masalah kesehatan dan keselamatan, masalah psikososial, seperti kekhawatiran, isolasi, dan ketergantungan.
Penyandang disabilitas fisik seringkali dianggap rendah, tidak memiliki kemampuan sehingga mendapat diskriminasi dari lingkungan masyarakat.
Baca Juga: Arti Menyanggah dalam KBBI, Lengkap dengan Sinonimnya
Demikian arti tunadaksa dan jenis disabilitas lainnya yang terkait. Setelah mengetahui arti dan maknanya melalui KBBI, sudah sepatutnya sebagai masyarakat juga menghargai penyandang disabilitas dengan tidak melakukan diskriminasi. (ARD)
