Asal Mula Kata Islam menurut Sejarah

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kata Islam berasal dari kata aslama yang artinya berserah diri. Agama ini memiliki banyak keistimewaan dan keagungan, terutama dari segi penamaannya. Nama Islam tidak diciptakan oleh manusia atau malaikat, melainkan langsung dari Allah SWT, Sang Maha Pencipta.
Islam adalah agama yang menjunjung tinggi perdamaian. Agama ini dibawa dan disebarkan oleh Rasulullah SAW untuk mengajak umat manusia ke jalan kebenaran. Mengingat, agama ini adalah agama samawi terakhir di bumi ini.
Kitab suci yang dipelajari oleh agama Islam adalah Al-Qur'an. Sedangkan ibadah yang dilakukan yakni sholat, zakat, puasa, haji, berdzikir, dan masih banyak lagi. Agar lebih memahami esensi dari kata Islam, simak ulasannya di artikel ini.
Baca juga : (Sejarah dan Definisi Al Quran dalam Agama Islam)
Sejarah Kata Islam berasal dari Kata Aslama
Mengutip buku Understanding Syirkah oleh Bachtiar Yusuf Shalahudin (2021), Islam berasal dari kata salima yuslimu istislaam yang artinya patuh atau tunduk.
Menurut sejarah, kata Islam juga berasal dari aslama yang maknanya berserah diri. Hal ini karena agama Islam mengajarkan tentang penyerahan diri kepada Allah SWT.
Sementara itu, Islam juga berasal dari kata yaslamu salaam yang artinya damai, selamat, atau sejahtera.
Secara umum, arti Islam menurut bahasa tunduk dan mematuhi segala perintah maupun larangan dari Allah SWT. Hal tersebut tertuang dalam wahyu yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi dan Rasul.
Manusia yang menerima dan mengakui agama Islam sebagai satu-satunya agama yang benar disebut sebagai muslim. Setiap muslim mengikuti ajaran Islam dengan sungguh-sungguh, maka akan membawa perdamaian dan keselamatan untuk umat manusia. Mereka adalah golongan yang terikat untuk mengimani dan mengamalkan Al-Quran dan Sunnah.
Prinsip-prinsip Islam
Kata Islam mengandung makna dan prinsip-prinsip yang mampu didefinisikan secara terpisah. Jika dipahami secara lebih detail, berikut adalah prinsip-prinsip Islam sesuai dengan definisinya:
1. Islam adalah Ketundukan
Allah SWT menciptakan alam semesta dan menetapkan manusia sebagai makhluk yang memiliki peran sentral di muka bumi ini. Dalam hal ini, manusia memegang suatu amanah untuk mencari jalan agar kembali kepada Sang Pencipta.
Manusia yang berpegang teguh pada nilai-nilai Islam akan mengakui bahwa jagad raya ini tercipta atas kehendak Allah, dan hanya kepada-Nya manusia harus tunduk dan berserah diri.
2. Islam adalah Wahyu Allah
Allah SWT adalah Maha Bijak. Itulah mengapa Ia hanya menciptakan satu agama, yakni Islam sebagai agama yang benar. Hal ini sesuai dengan ayat berikut, "Sesungguhnya Ad-Dien yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam." (QS. Ali Imran ayat 19).
3. Islam adalah Agama Para Nabi dan Rasul
Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa Nabi Ibrahim adalah seorang muslim. Ia tidak menganut kepercayaan Yahudi atau pun Nasrani.
Ibrahim telah mewasiatkan perkataan tersebut kepada keturunannya. Hal ini juga dijelaskan dalam Al-Quran: `Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam`.(QS. Al-Baraqah ayat 132)
Jadi, dapat disimpulkan bahwa kata Islam berasal dari kata salima yuslimu istislaam, yaslamu salaam, dan aslama. Agama ini adalah agama pembawa kebenaran dan seluk beluk ilmunya bisa dipelajari melalui Alquran, hadist, dan para ulama. (DLA)
