Asal Usul dan Keutamaan Dzikir Subhanallah Walhamdulillah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap muslim diwajibkan untuk selalu mengingat Allah SWT dengan cara berdzikir. Salah satu bacaan dzikir yang sangat dianjurkan untuk diamalkan adalah dzikir subhanallah walhamdulillah. Perintah untuk berdzikir terdapat dalam Surat Al Baqarah ayat 152 yang berbunyi sebagai berikut.
فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ
Artinya, “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-ku.”
Asal-usul bacaan dzikir subhanallah walhamdulillah berawal ketika Allah menciptakan Arsy dan memerintahkan sejumlah malaikat untuk memikulnya. Namun, para malaikat merasakannya sebagai sebuah beban yang berat sehingga Allah meminta mereka untuk mengucapkan ‘suhanallah’ untuk meringankan beban mereka. Sejak saat itulah, kalimat subhanallah digunakan sebagai doa dzikir. Lalu para malaikat menggabungkannya dengan kata walhamdulillah agar beban yang dipikul semakin terasa ringan.
Keutamaan Dzikir Subhanallah Walhamdulillah
Berikut adalah beberapa keutamaan dzikir subhanallah walhamdulillah yang dikutip dari buku Shihab & Shihab Edisi Ramadhan karya M. Quraish Shihab (2019:43).
1. Disebut Tanaman Surga
Dalam HR. At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda, “Aku bertemu Ibrahim pada malam Isra, beliau berkata ‘Wahai Muhammad sampaikan dariku salam kepada umatku, dan kabarkan kepada mereka bahwa surga bagus tanahnya, sejuk airnya, bahwa ia adalah qai’an, tanamannya adalah subhanallah, wwalhamdulillah wala ilaha illallah, wallahu akbar.’”
2. Menghapus Dosa-Dosa Kecil
Bagi umat muslim yang istiqomah membaca dzikir subhanallah walhamdulillah maka akan diampuni dosa-dosa kecil yang pernah dibuatnya oleh Allah SWT. Oleh karena itulah, mengamalkan dzikir ini sangat dianjurkan.
3. Mendapatkan Tempat Utama di Sisi Allah SWT
Tidak ada satu orang pun yang lebih utama berada di sisi Allah SWT selain seorang muslim yang memperbanyak takbir, tasbih, tahmid, dan juga tahlil. Dalam Hadist Riwayat Imam Ahmad dan An-Nasa’I Rasulullah SAW bersabda, “Apa yang engkau ingkari dari hal itu? Tidak ada seseorang yang lebih utama di sisi Allah daripada mukmin yang diberi umur panjang dalam Islam lalu memperbanyak takbir, tasbih, tahlil, dan tahmid-nya.”
(Anne)
