Asbabun Nuzul Surah Al Infitar dan Artinya untuk Dipahami

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Alquran, terdapat surah Al Infitar dan artinya yang tergolong surat Makkiyah karena diturunkan di Mekkah. Surat ini terdiri dari 19 ayat, meski termasuk dalam surat pendek. Surat Al Infitar memiliki arti terbelah. Asal nama Surat Al Infitar diambil dari kata infatharat yang berada di ayat pertama surat ini.
Asbabun Nuzul Surat Al Infitar ayat 6
Menurut buku Juz Amma Lengkap Bergambar oleh Abu Fayha (2019:112), diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ikrimah bahwa ayat ini turun berkenaan dengan Ubay bin Khalaf yang mengingkari Hari Ba'ts (dibangkitkan dari kubur). Ayat ini merupakan teguran kepada orang yang tidak memercayai ketentuan Allah.
Surat Al Infitar berisi penjelasan tentang peristiwa hari kiamat sebagai peringatan terhadap umat manusia agar tidak terperdaya pada dunia sehingga berbuat maksiat dan melanggar larangan Allah SWT padahal para malaikat selalu menjaga dan mencatat segala amal perbuatan manusia.
Dalam surat ini juga dinyatakan bahwa kelak pada hari kiamat, manusia tidak dapat menolong orang lain dan hanya kekuasaan Allah yang berlaku.
Bacaan dan Arti Surat Al Infitar
Berikut ini adalah bacaan Surat Al Infitar beserta artinya yang bersumber dari buku Juz 'Amma For Kids oleh Tethy Ezokanzo dan Dian K (2016: 158-159).
Bismillahirrahmanirrahim
Idzaassamaau infatharat
Wa-idzaal kawakibu intatsarat
Wa-idzaal bihaaru fujjirat
Wa-idzaal qubuuru bu'tsirat
Alimat nafsun maa qaddamat wa-akhkharat
Yaa ayyuhal-insaanu maa gharraka birabbikal kariim(i)
Al-ladzii khalaqaka fasawwaaka fa'adalak(a)
Fii ayyi shuuratin maa syaa-a rakkabak(a)
Kallaa bal tukadzdzibuuna biddiin(i)
Wa-nna 'alaikum lahaafizhiin(a)
Kiraaman kaatibiin(a)
Ya'lamuuna maa taf'aluun(a)
Innal-abraara lafii na'iimin
Wa-innal fujjaara lafii jahiimin
Yashlawnahaa yawmaddiin(i)
Wamaa hum 'anhaa bighaa-ibiin(a)
Wamaa adraaka maa yawmuddiin(i)
Tsumma maa adraaka maa yawmuddiin(i)
Yawmaa laa tamliki nafsun linafsin syai-an waal amru yawma-idzil(n) lillaah(i)
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Apabila langit terbelah.
dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan.
dan apabila lautan menjadikan meluap.
dan apabila kuburan-kuburan dibongkar.
maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.
Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang maha Pemurah
Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan keajdianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang.
dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.
Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.
Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi pekerjaanmu.
yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu)
mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan.
dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.
Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu.
Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
(Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikit pun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.
Itulah penjelasan mengenai Asbabun Nuzul Surat Al Infitar serta bacaan dan artinya untuk dipahami umat Muslim. Semoga setelah memahami asbabun nuzul dan arti surat ini kita semua dapat memperkuat keimanan pada Allah SWT dan semakin memperbanyak amal ibadah kita.(IND)
