Konten dari Pengguna

Asbabun Nuzul Surah Al Qariah dan Makna yang Terkandung di Dalamnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi asbabun nuzul surah Al Qariah. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi asbabun nuzul surah Al Qariah. Sumber: Unsplash

Tahukah kamu bagaimana asbabun nuzul surah Al Qariah yang merupakan surat ke-101 dalam Alquran? Jika belum, maka mari kita cari tahu apakah surat pendek tersebut memiliki asbabun nuzul atau tidak lewat ulasan berikut ini!

Firman Allah SWT yang tertuang dalam kitab suci Alquran umumnya diturunkan secara berangsur sesuai dengan keadaan tertentu, atau bisa juga disebut sebagai asbabun nuzul. Mengutip dari buku Asbabun Nuzul, Ach. Fawaid (2020:9), asbabun nuzul ayat alquran sendiri dapat didefinisikan sebagai sebab-sebab yang melatarbelakangi turunnya surat Alquran.

Namun menurut pendapat ulama sendiri, tidak semua surat atau ayat alquran memiliki asbabun nuzul lho!

Asbabun Nuzul Surat Al Qariah dan Pokok Isi Suratnya

Terkait tentang asbabun nuzul surat Al Qariah sendiri, para ulama misalnya saja seperti Musthafa al-Maraghi sepakat bahwasanya surat Makkiyah yang terdiri dari 11 ayat tersebut tidaklah memiliki latar sebab-sebab khusus ataupun asbabun nuzul.

Meskipun demikian, namun surat ini sendiri dapat dijadikan sebagai pengingat bagi umat muslim bahwasanya hari kiamat itu akan terjadi. Adapun penggambaran tentang hari kiamat tersebut juga telah diterangkan dengan jelas lewat ayat 1-5 surat Al Qariah dengan bunyi sebagai berikut:

قَارِعَةُ. مَا الْقَارِعَةُ . وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ . يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ . وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوشِ

Artinya: “Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan.” (QS. Al Qariah: 1-5)

Selain berisikan penggambaran tentang hari kiamat, surat Al Qariah juga menerangkan tentang hari penimbangan amal yang akan dihadapi oleh manusia.

Pada hari penimbangan amal itu sendiri amalan seluruh manusia akan dihitung, yang mana jika ia lebih banyak mengerjakan kebaikan maka kehidupan akhiratnya akan baik pula, sedangkan jika lebih banyak amalan buruknya maka ia akan masuk ke dalam neraka hanawiyah seperti bunyi ayat 6-11 surat berikut ini:

فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ . فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ . وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ . فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ . وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ . نَارٌ حَامِيَةٌ

Artinya: “Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas. (QS. Al Qariah: 6-11)

Meski tidak ada yang mengetahui asbabun nuzul surah Al Qariah secara pasti, namun satu hal yang pasti bahwasanya firman Allah SWT yang ada dalam alquran tersebut patut untuk umat muslim yakini kebenarannya, dan patut untuk kita jadikan sebagai pedoman hidup.

Dengan mengatahui isi pokok surat Al Qariah tadi, semoga umat muslim dapat senantiasa mengingat bahwa hari kiamat pasti akan datang, maka dari itu kita harus memanfaatkan waktu hidup sebaik mungkin untuk memperbanyak ibadah agar dihari penimbangan amal nanti kita termasuk orang-orang yang beruntung dan terhindar dari api neraka. (HAI)