Attahiyatul Terakhir Sebagai Salah Satu Rukun Sholat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai rukun islam yang kedua, suatu keharusan umat Muslim untuk melaksanakan sholat wajib. Pentingnya ibadah yang satu ini bahkan ketika di akhirat kelak, amal ibadah yang pertama kali dihisab adalah ibadah sholat.
Dalam melaksanakan sholat, umat Muslim wajib mengetahui akan rukun-rukun sholat. Salah satu rukun sholat yang perlu dihafalkan adalah bacaan attahiyatul terakhir.
Bacaan Attahiyatul Terakhir
Attahiyat adalah bacaan yang dilakukan ketika duduk kedua pada rakaat kedua dan terakhir saat sholat. Dalam membacakan attahiyat, posisi duduk saat sholat yakni kaki kanan ditegakkan dan jari menghadap arah kiblat, sementara kaki kiri dimasukkan ke bawah betis bagian kanan.
Sebagaimana dalam sebuah hadist yang dujelaskan oleh Ibnu Mas’ud bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Jika salah seorang antara kalian duduk (tasyahud) dalam shalat, maka ucapkanlah “at tahiyatu lillah …” (HR. Bukhari no. 831 dan Muslim no. 402)
Bacaan attahiyatul terbagi menjadi dua, yakni attahiyatul awal dan akhir. Attahiyatul awal dibacakan pada rakaat kedua pertama dalam sholat. Sementara attahiyatul akhir dibacakan di akhir rakaat ketiga ataupun keempat dalam sholat. Untuk sholat dengan jumlah dua rakaat, seperti sholat subuh bacaan yang digunakan adalah attahiyat akhir.
Adapun bacaan attahiyat akhir yang dikutip dari buku Fiqih Islam wa Adilatuhu Jilid 2 karya Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili (2021: 93).
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid
Artinya, “Ya Allah, semoga shalawat tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, semoga berkah tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” (HR. Bukhari no. 4797 dan Muslim no. 406)
Itulah penjelasan tentang bacaan attahiyatul akhir sebagai salah satu rukun sholat. Menghafalakan bacaan attahiyatul akhir merupaka salah satu cara untuk menyempurnakan sholat. Sehingga sholat yang dilaksanakan dapat diterima Allah SWT. (MZM)
