Konten dari Pengguna

Aturan Servis Tenis Meja Lengkap yang Wajib Diketahui Pemain

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi aturan servis tenis meja. sumber: unsplash/lisa keffer
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi aturan servis tenis meja. sumber: unsplash/lisa keffer

Permainan tenis meja merupakan salah satu cabang olahraga populer yang diminati banyak kalangan. Dalam pelaksanaannya, aturan servis tenis meja menjadi salah satu aspek penting yang wajib dipahami dengan baik.

Servis adalah pukulan awal yang digunakan untuk memulai jalannya permainan tenis meja. Dalam setiap pertandingan, servis memiliki aturan tertentu yang membedakan sektor tunggal dengan sektor ganda.

Melalui Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Asep Kurnia Nenggala (2006:110) menjelaskan organisasi tenis meja berdiri pada 15 Januari 1926. Di Indonesia, organisasi olahraga ini dikenal pertama pada tahun 1939.

Aturan Servis Tenis Meja: Ketentuan dan Pembagiannya

ilustrasi aturan servis tenis meja. sumber: unsplash/joshua hoehne

Aturan servis tenis meja tidak hanya mengatur jalannya permainan, tetapi juga memastikan keadilan. Dengan memahami ketentuan ini, setiap pemain dapat bermain lebih terarah sekaligus meningkatkan kualitas pertandingannya.

1. Cara Servis Permainan Tenis Meja

Servis dilakukan dengan cara melempar bola setinggi 16 cm ke udara dan bola harus jatuh bebas sebelum dipukul menggunakan bet dan diarahkan ke meja permainan. Selain sebagai pembuka permainan, servis juga menjadi penentu jalannya reli pada permainan tenis meja.

Hasil pukulan servis wajib memantul lebih dahulu di area sendiri lalu mengenai meja lawan. Bola juga harus melewati net yang memiliki tinggi 15,25 sentimeter.

2. Ketentuan Tambahan dalam Servis

Apabila bola servis mengenai net lalu jatuh kembali ke area sendiri, poin diberikan pada lawan. Namun jika bola menyentuh net dan berhasil masuk ke meja lawan, maka poin menjadi milik penerima servis.

Setelah melakukan servis, pemain wajib menjauhkan tangan serta lengan yang tidak memegang bet. Hal ini bertujuan menjaga keteraturan permainan serta menghindari pelanggaran teknis.

3. Pembagian Jatah Servis

Setiap pemain mendapatkan kesempatan melakukan servis sebanyak dua kali secara bergantian. Setelah perebutan dua poin, giliran servis berpindah ke lawan dengan jumlah yang sama.

Pada kondisi deuce, aturan berubah dengan memberikan hanya satu kali servis untuk tiap pemain. Hal ini dilakukan agar permainan berjalan seimbang hingga salah satu unggul dua angka.

Baca juga: Lama Pertandingan Bola Tangan Putri dan Peraturannya

Dengan adanya pemahaman tentang aturan servis tenis meja wajib menjadi dasar sebelum bertanding. Hal ini sekaligus menjaga sportivitas permainan dan menciptakan pengalaman olahraga yang menyenangkan. (HAN)