Konten dari Pengguna

Ayat tentang Silaturahmi Lengkap dengan Keutamaannya bagi Setiap Muslim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ayat tentang silaturahmi. Foto. dok. Joel Carillet (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ayat tentang silaturahmi. Foto. dok. Joel Carillet (Unsplash.com)

Ayat tentang silaturahmi merupakan salah satu pembahasan yang dikupas secara jelas dalam Alquran. Maka dari itu tak heran jika silaturahmi termasuk salah satu amalan yang penting untuk dikerjakan dalam Islam. Untuk mengetahui bagaimana isi ayat tentang silaturahmi, mari kita simak pemaparan lengkapnya berikut ini.

Ayat Tentang Silaturahmi yang Penting Diketahui bagi Umat Islam

Alquran yang digunakan sebagai pedoman hidup bagi umat manusia ini berisi berbagai pembahasan yang penting untuk dipahami bagi tiap-tiap umat Muslim. Salah satu pembahasan yang dikaji dalam Alquran adalah tentang betapa pentingnya menyambung tali silaturahmi dengan kerabat.

Ilustrasi ayat tentang silaturahmi. Foto. dok. Madrosah Sunnah (Unsplash

Anjuran menyambung tali silaturahmi ini dijelaskan dalam sebuah hadis dari Abu Ayyub Al Anshori, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang amalan yang dapat memasukkan ke dalam surga, lantas Rasul menjawab,

تَعْبُدُ اللَّهَ لاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا ، وَتُقِيمُ الصَّلاَةَ ، وَتُؤْتِى الزَّكَاةَ ، وَتَصِلُ الرَّحِمَ

Artinya: “Sembahlah Allah, janganlah berbuat syirik pada-Nya, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah tali silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat).” (HR. Bukhari no. 5983)

Dengan tetap menjaga silaturahmi di antara kerabat dan saudara, setiap umat Muslim dijanjikan keutamaan yang bermanfaat bagi kehidupan dunia maupun akhirat. Keutamaan silaturahmi dipaparkan dalam buku berjudul Berburu Warisan Nabi Yusuf dan Nabi Sulaiman: Mengintip 10 Kunci Sukses Meraup Kekayaan Sejati ala Para Nabi yang disusun oleh Muhammad Gufron Hidayat, SE. I. (2015: 169).

Ilustrasi ayat tentang silaturahmi. Foto. dok. Zuraisham Salleh (Unsplash.com)

Dijelaskan dalam buku tersebut bahwa selain melapangkan rezeki dan memperpanjang usia, silaturahmi juga salah satu tanda orang yang beriman kepada Allah. Silaturahmi adalah perwujudan dari keimanan seseorang. Lebih dari itu Allah menjanjikan orang yang silaturahmi dengan surga dan akan dijauhkan dari api neraka dan terhindar dari dosa. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadis dari Abu Bakroh, Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ ذَنْبٍ أَجْدَرُ أَنْ يُعَجِّلَ اللَّهُ تَعَالَى لِصَاحِبِهِ الْعُقُوبَةَ فِى الدُّنْيَا – مَعَ مَا يَدَّخِرُ لَهُ فِى الآخِرَةِ – مِثْلُ الْبَغْىِ وَقَطِيعَةِ الرَّحِمِ

Artinya: “Tidak ada dosa yang lebih pantas untuk disegerakan balasannya bagi para pelakunya [di dunia ini] -berikut dosa yang disimpan untuknya [di akhirat]- daripada perbuatan melampaui batas (kezhaliman) dan memutus silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat)” (HR. Abu Daud no. 4902, Tirmidzi no. 2511, dan Ibnu Majah no. 4211, shahih)

Pentingnya menjalin hubungan silaturahmi ini juga dibahas dalam beberapa ayat Alquran. Berikut ini adalah ayat tentang silaturahmi lengkap dengan artinya yang perlu dipahami bagi umat Muslim:

QS. An Nisa: 36

وَٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا۟ بِهِۦ شَيْـًٔا ۖ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا وَبِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْجَارِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْجَارِ ٱلْجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلْجَنۢبِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَٰنُكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Artinya: Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri, (QS. An Nisa: 36)

QS Muhammad: 22-23

فَهَلۡ عَسَيۡتُمۡ اِنۡ تَوَلَّيۡتُمۡ اَنۡ تُفۡسِدُوۡا فِى الۡاَرۡضِ وَتُقَطِّعُوۡۤا اَرۡحَامَكُمۡ #اُولٰٓٮِٕكَ الَّذِيۡنَ لَعَنَهُمُ اللّٰهُ فَاَصَمَّهُمۡ وَاَعۡمٰٓى اَبۡصَارَهُمۡ

Artinya: "Maka Apakah sekiranya kamu berkuasa, kamu akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?. Mereka itulah orang-orang yang dikutuk Allah; lalu dibuat tuli (pendengarannya) dan dibutakan penglihatannya." (QS Muhammad; 22-23)

Pemaparan lengkap mengenai keutamaan dan ayat tentang silaturahmi dapat Anda jadikan sebagai pengingat untuk terus menjaga hubungan silaturahmi antar kerabat. (DAP)