Bacaan Attahiyatul dan Arti yang Lengkap untuk Dibaca Saat Sholat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bacaan attahiyatul adalah bacaan sholat yang dibaca saat duduk tahiyat awal dan akhir. Tasyahud awal dan akhir merupakan bagian dari rukun sholat yang perlu diamalkan, sehingga gerakan dan bacaan sholat lebih sempurna.
Mengutip buku 17 Tuntunan Hidup Muslim oleh Parmono & Ismunandar (2018), bacaan tahiyat akhir dan tahiyat awal mempunyai sedikit perbedaan yang terletak pada bacaan sholawatnya. Bacaan tahiyat awal hanya sampai sholawat Nabi Muhammad, sedangkan bacaan tahiyat akhir dilanjutkan dengan sholawat untuk keluarga Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim.
Posisi duduk saat tahiyat awal yaitu kaki kanan ditegakkan, sementara kaki kiri diletakkan di bawah pantat. Adapun posisi tahiyat akhir yaitu kaki kanan ditegakkan, sedangkan kaki kiri dimasukkan ke bawah betih kaki kanan.
Bacaan Tahiyat Awal
Bagaimana bacaan attahiyat yang dibaca saat tahiyat awal? Simak bacaan dan arti attahiyat di bawah ini:
Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. Assalaamu'alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin.
Artinya: "Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh."
Bacaan Tahiyat Akhir
Selain tahiyat awal, ada pula bacaan tahiyat akhir yang perlu diamalkan. Adapun bacaan tersebut yaitu sebagai berikut:
Attahiyyâtul mubârakâtush shalawâtut thoyyibâtu lillâh, assalâmu 'alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullâhi wabarakâtuh, assalâmu 'alainâ wa 'alâ 'ibâdillâhish shâlihîn, asyhadu al-lâ ilâha illa-Llah, wa asyhadu anna muhammadar rasûlullah.
Artinya: "Segala penghormatan yang penuh berkah, segenap salawat yang penuh kesucian, (semuanya) adalah milik Allah. Salam padamu wahai para Nabi, beserta rahmat dan berkah Allah. Salam bagi kami, dan bagi hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah”
Bacaan attahiyatul hendaknya dibaca secara sungguh-sungguh dan penuh konsentrasi agar tidak salah dalam pelafalannya. Lakukan gerakan sholat secara tertib sesuai urutan yang telah diajarkan dalam syariat Islam.
(DLA)
