Konten dari Pengguna

Bacaan dan Arti Ayat Al Quran tentang Kematian

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi artikel Bacaan dan Arti Ayat Al Quran tentang Kematian. Sumber: freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi artikel Bacaan dan Arti Ayat Al Quran tentang Kematian. Sumber: freepik.com

Kehidupan ini hanya sementara dan kematian pasti akan dihadapi manusia. Oleh karena itu, selama hidup di dunia manusia tidak boleh menyia-nyiakan hidupnya. Manusia harus mengisi kehidupannya dengan hal-hal yang bermanfaat, memperbanyak amal ibadah supaya selamat dunia dan akhirat, banyak menolong dan membantu sesama, berbuat baik pada sesama, serta memperbanyak sedekah.

Ada banyak ayat Alquran tentang kematian yang harus dipahami umat Muslim sebagai pengingat bahwa kematian itu pasti dan nyata serta sebagai pengingat untuk manusia agar selalu memperbanyak amal dan ibadah.

Ilustrasi artikel Bacaan dan Arti Ayat Al Quran tentang Kematian. Sumber: freepik.com

Bacaan dan Arti Ayat-Ayat Al Quran tentang Kematian

Berikut ini adalah bacaan dan arti beberapa ayat Alquran tentang kematian untuk dipahami umat Muslim.

1. QS Al Mulk ayat 2

ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيَوٰةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفُورُ

Allazi khalaqal-mauta wal-hayata liyabluwakum ayyukum ahsanu 'amala, wa huwal-'azizul-gafur

Artinya:

Allah lah yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

2. QS. Al Baqarah: 154

وَلَا تَقُولُوا۟ لِمَن يُقْتَلُ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمْوَٰتٌۢ ۚ بَلْ أَحْيَآءٌ وَلَٰكِن لَّا تَشْعُرُونَ

Wa la taqulu limay yuqtalu fi sabilillahi amwat, bal ahya 'uw wa lakil la tasy'urun

Artinya:

Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.

3. QS. An Nahl: 32

ٱلَّذِينَ تَتَوَفَّىٰهُمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ طَيِّبِينَ ۙ يَقُولُونَ سَلَٰمٌ عَلَيْكُمُ ٱدْخُلُوا۟ ٱلْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Allazina tatawaffahumul-mala 'ikatu tayyibina yaquluna salamun 'alaikumudkhulul-jannata bima kuntum ta'malun

Artinya:

"(yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Salaamun 'alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan."

4. QS. Al Munafiqun: 11

وَلَن يُؤَخِّرَ ٱللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَآءَ أَجَلُهَا ۚ وَٱللَّهُ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

Wa lay yu 'akhkhirallahu nafsan iza ja 'a ajaluha, wallahu khabirum bima ta'malun

Artinya:

Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.

5. QS. An Nisa: 78

أَيْنَمَا تَكُونُوا۟ يُدْرِككُّمُ ٱلْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِى بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ ۗ وَإِن تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌ يَقُولُوا۟ هَٰذِهِۦ مِنْ عِندِ ٱللَّهِ ۖ وَإِن تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَقُولُوا۟ هَٰذِهِۦ مِنْ عِندِكَ ۚ قُلْ كُلٌّ مِّنْ عِندِ ٱللَّهِ ۖ فَمَالِ هَٰٓؤُلَآءِ ٱلْقَوْمِ لَا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ حَدِيثًا

Aina ma takunu yudrikkumul-mautu walau kuntum fi burujim musyayyadah, wa in tusib-hum hasanatuy yaqulu hazihi min 'indillah, wa in tusib-hum sayyi 'atuy yaqulu hazihi min 'indik, qul kullum min 'indillah, fa mali ha'ula'il-qaumi la yakaduna yafqahuna hadisa

Artinya:

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)", Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?

Semoga ulasan tentang bacaan dan arti ayat Alquran tentang kematian ini menjadi pengetahuan yang berguna bagi umat muslim, dan yakin bahwa semua kehidupan ini telah ditentukan takdirnya oleh Allah Subahanahu Wa Ta'ala.(IND)