Konten dari Pengguna

Bacaan dan Tulisan Arab Dzikir Subhanallah Wabihamdihi Lengkap dengan Artinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Dzikir Subhanallah Wabihamdihi, Sumber: freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Dzikir Subhanallah Wabihamdihi, Sumber: freepik.com

Salah satu bentuk amal ibadah yang dapat dilakukan umat muslim di mana saja dan kapan saja adalah berdzikir. Dzikir biasanya dilakukan setelah sholat wajib maupun sholat sunnah. Dzikir memiliki banyak manfaat dan keutamaan seperti memperberat timbangan amal kebaikan di akhirat nanti dan dapat memberi ketenangan dalam pikiran dan hati. Salah satu contoh dzikir adalah mengucapkan Subhanallah Wabihamdihi.

Dzikir Subhanallah Wabihamdihi juga dikenal sebagai kalimat tasbih. Berdasarkan buku Zikir-Zikir Pembersih dan Penentram Hati oleh M. Rojaya (2009: hlm 70), Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa membaca Subhanallah Wa Bihamdihi (Mahasuci Allah dan pujian untuk-Nya) dalam sehari sebanyak seratus kali, maka dosa-dosanya akan diampuni, walaupun sebanyak buih di lautan." (HR. Bukhari Muslim dan Malik).

Tulisan Arab Subhanallah Wabihamdihi

Berikut ini adalah bacaan dan tulisan Subhanallah Wabihamdihi dalam bahasa Arab.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ العَظِيْمِ

Subhanallah Wabihamdihi Subhanallahil Adzim

Artinya: Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung

sumber foto: Freepik

Pengertian Bacaan Dzikir

Berdasarkan buku Dzikir Pagi dan Petang oleh Ust. Fadli Ramadhan (2019: Hlm 1-2), secara bahasa pengertian dzikir adalah mengingat, sedangkan secara istilah adalah membasahi lidah dengan ucapan-ucapan pujian kepada Allah SWT. Secara etimologi dzikir berasal dari kata dzakara yang berarti menyebut, mensucikan, menggabungkan, menjaga, mengerti, mempelajari, memberi, dan nasihat. Oleh karena itu dzikir juga dapat diartikan mensucikan dan mengagungkan, juga dapat diartikan menyebut dan mengucapkan nama Allah dan menjaga dalam ingatan (mengingat). Di manapun kita berada, sebaiknya selalu mengingat Allah SWT agar menimbulkan rasa cinta kepada-Nya dan merasa malu dan takut saat akan melakukan kemaksiatan.

Dzikir dalam arti menyebut nama Allah yang diamalkan secara rutin dalam istilah lain disebut 'wirid'. Amalan ini termasuk ibadah mahdhoh, yaitu ibadah langsung kepada Allah SWT. Sebagai ibadah mahdhoh, maka dzikir dalam pengertian ini terikat dengan norma-norma ibadah langsung kepada Allah SWT, yaitu harus ma'tsur. Sebagaimana firman Allah dalam Surat Ali Imran berikut ini:

قَالَ رَبِّ ٱجْعَل لِّىٓ ءَايَةً ۖ قَالَ ءَايَتُكَ أَلَّا تُكَلِّمَ ٱلنَّاسَ ثَلَٰثَةَ أَيَّامٍ إِلَّا رَمْزًا ۗ وَٱذْكُر رَّبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِٱلْعَشِىِّ وَٱلْإِبْكَٰرِ

Artinya: "Berkata Zakarya: Berilah aku suatu tanda (bahwa istriku telah mengandung)." Allah berfirman: "Tandanya bagimu kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat, dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari." (QS Ali Imran: 41).

Sebagai umat muslim kita dianjurkan senantiasa mengamalkan bacaan dzikir Subhanallah Wabihamdihi setiap harinya, agar pahala kita semakin bertambah dan hati kita menjadi tenang.(IND)