Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Agar Tidak Hujan Saat Hajatan Sesuai Ajaran Rasulullah SAW.

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hujan saat hajatan. Sumber; https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hujan saat hajatan. Sumber; https://www.freepik.com/

Ketika menggelar hajatan, semua ingin berjalan dengan lancar. Namun terkadang banyak sekali hambatan yang menerpa, sehingga dapat merusak dan merubah acara. Salah satu hambatan terbesar dari mengadakan sebuah hajatan adalah turunnya hujan. Untuk mencegah datangnya hujan bertepatan dengan acara hajatan, dapat mengamalkan doa agar tidak hujan sesuai ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Bacaan Doa Agar Tidak Hujan Saat Hajatan

Hajatan dilaksanakan untuk mengundang orang-orang dalam sebuah acara. Dalam merencanakan hajatan, harus mempersiapkan berbagai hal, baik dalam acara maupun diluar acara. Salah satu adalah persiapan jika hujan turun. Untuk mencegah hal tersebut, umat Islam dapat memanjatkan doa kepada Allah SWT agar hujan tidak melanda pada acara hajatan.

Doa ini dapat diamalkan sebelum terselenggarakan acara, maupun ketika hujan sedang melanda sebelum acara terlaksana. Adapun bacaan doa agar tidak turun hujan yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dikutip dari buku berjudul Tuntunan Doa & Zikir untuk Segala Situasi & Kebutuhan karangan Ali Akbar bin Aqil dan ‎Firdaus Agung (2016: 253), disebutkan dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memohon doa kepada Allah SWT:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

Artinya, “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR. Bukhari no. 1014 dan Muslim no. 897)

Ilustrasi wanita berdoa agar tidak turun hujan saat acara hajatan. Sumber: https://www.freepik.com/

Membaca doa agar tidak turun hujan, bukan berarti membenci hujan. Hujan merupakan rahmat Allah SWT sehingga adanya kehidupan di bumi. Selain itu turunnya hujan merupakan waktu mustajab, yaitu salah satu waktu terkabulnya doa. Akan tetapi, datangnya hujan tidak pada waktu yang diinginkan.

Mengetahui bacaan doa agar tidak hujan saat hajatan dapat digunakan sebagai panduan agar tidak hujan ketika hajatan berlangsung atau hujan dipindahkan ke tampat lain. Sehingga acara hajatan dapat berlangsung dengan lancar. (MZM)