Bacaan Doa Dijauhkan dari Fitnah untuk Diamalkan Umat Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fitnah merupakan tindakan keji yang dilarang untuk dilakukan oleh umat muslim. Oleh karena itu setiap umat Islam dihimbau untuk senantiasa menjaga lisan serta menjaga tingkah lakunya agar tidak menimbulkan fitnah. Disamping itu, umat Islam juga perlu menjaga lisan dan perilakuknya agar terhindar pula dari fitnah yang diciptakan oleh orang lain. Selain berusaha atau berikhtiar, maka ada baiknya jika umat muslim juga senantiasa memohon perlindungan Allah SWT dengan memanjatkan doa dijauhkan dari fitnah di dunia ataupun fitnah di akhirat.
Membaca doa dijauhkan dari fitnah merupakan salah satu bentuk tawakal dari umat Islam agar Allah SWT dapat senantiasa melindungi kita dari hal-hal buruk yang dapat mendatangkan fitnah. Setiap orang tentu selalu mendambakan kehidupan yang damain, tentram, dan aman dari hal-hal negatif serupa fitnah dan lain sebagainya. Oleh karena itu, umat Islam bisa memohon agar diberi kebaikan hidup dan terhindar dari fitnah tersebut secara rutin.
Bacaan Doa Dijauhkan dari Fitnah di Dunia dan Akhirat
Pada dasarnya bacaan doa dijauhkan dari fitnah dapat dipanjatkan dengan kalimat baik manapun. Adapun beberapa bacaan doa yang bisa diamalkan oleh umat Islam untuk memohon kebaikan agar terhindar dari fitnah di kehidupan dunia maupun akhira ialah sebagai berikut:
Doa Setelah Membaca Tahiyatul Akhir dalam Sholat
Dikutip dari buku Fiqh Islam, Sulaiman Rasjid (2019: 84), doa dijauhkan dari fitnah sebagaimana anjuran sunnah Rasulullah dapat dipanjatkan setelah umat muslim selesai membaca tahiyatul akhir sebelum membaca salam untuk mengakhiri sholat. Adapun bacaan doanya ialah seperti berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Allahumma inni audzubika min 'adzabi jahannama wa min adzabil qabri wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid dajjal
Artinya: "Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah al-masikh ad-Dajjal" (HR. Imam Muslim dari Anas dan Abu Hurairah).
Surat Yunus Ayat 85-86
فَقَالُوْا عَلَى اللّٰهِ تَوَكَّلْنَا ۚرَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ
وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Rabbana la taj’alna fitnatan lil qaumidz dzalimin. Wa najjina birahmatika minal qaumil kafirin.
Artinya: “Ya Tuhan kami, semoga Engkau tidak menjadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim (buruk amal perbuatannya), dan pastinya Engkau pun berkenan menyelamatkan kami dengan rahmat-Mu dari (tipu daya) orang-orang yang kafir (mengingkari dan memusuhi ajaran-ajaran-Mu).” (QS. Yunus: 85-86)
Surat Al Mumtahanah ayat 5
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَاۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Rabbanaa laa taj'alnaa fitnatal lilladziina kafaruu waghfir lanaa rabbanaa, innaka antal-'aziizul-hakiim
Artinya: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. Al Mumtahanah: 5)
Itulah beberapa doa dijauhkan dari fitnah di kehidupan dunia dan di akhirat yang bisa diamalkan oleh umat muslim secara rutin guna memohoh perlindungan Allah SWT dan memohon dijauhkan dari hal-hal buruk di dunia maupun di akhirat. (HAI)
